Artikel sebelumnya: Part 1 | Part 2

4. Jadilah orang yang melek teknologi

Format yang baik berpengaruh! Dokumen yang diterjemahkan biasanya diharapkan muncul dengan gaya dan format yang sama dengan dokumen sumber. Karya yang diterjemahkan harus berisi semua tabel, grafik, lekukan judul dan sebagainya seperti aslinya. Jangan menyerahkannya kepada penyedia layanan bahasa untuk memformat dokumen (kecuali dalam kasus penerbitan terjemahan pada website, atau pemformatan khusus lainnya yang melibatkan pemrosesan grafis yang intens). Anda boleh menetapkan standar tarif yang lebih tinggi jika pemformatan melampaui yang biasanya.

Bantulah setiap orang (termasuk Anda sendiri), dan jangan mengambil proyek terjemahan jika Anda tidak mampu menyelesaikan pemformatan. Seringkali penerjemah yang kurang berpengalaman atau bahkan terlalu percaya diri dalam kemampuan teknisnya akan mengambil proyek yang berada di luar keahlian mereka dan tidak dapat memformat grafik, tabel, lekukan, dan sebagainya. Penyedia layanan bahasa kemudian dipaksa untuk memperbaiki pemformatan, yang sering mengakibatkan penundaan bagi klien.

Penting juga bahwa seorang penerjemah memahami perangkat lunak apa yang mungkin diperlukan untuk menyelesaikan proyek terjemahan yang diberikan. Dalam hal kebutuhan pemformatan khusus, semisal brosur iklan, perangkat lunak Desktop Publishing mungkin diperlukan. Jika Anda kekurangan perangkat lunak yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas, sebaiknya jangan terima pekerjaan itu, atau informasikan kepada agensi yang Anda bermitra dengannya.

Sangat penting bagi para penerjemah untuk sepenuhnya terbuka dan jujur ​​tentang kemampuan mereka. Jika seorang penerjemah merasa tidak nyaman menerima proyek karena alasan apa pun, baik itu masalah materi, tenggat waktu atau persyaratan format, ia harus memberi tahu agensi bahasa tersebut. Anda akan dihargai atas kejujuran dan keterbukaan tentang kemampuan Anda. Bukankah ketika manajer proyek Anda terpaksa meluangkan waktu untuk memformat terjemahan, waktu untuk mengelola proyek lain atau menarik klien baru menjadi tersita? Tentu hal ini berpengaruh pada jumlah proyek yang Anda kerjakan, dan tentu, pemasukan Anda.

Kiat: Anda akan dihormati karena kejujuran Anda!

5. Berkomunikasi secara bertanggung jawab

Manajer proyek dan para penerjemah, semuanya adalah orang-orang yang sibuk, jadi secara umum, yang terbaik adalah membatasi dan mengefektifkan panggilan telepon maupun email yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek. Komunikasi yang konstan dan terlalu sering dapat membatasi kemampuan penyedia layanan bahasa untuk menanggapi pertanyaan klien dan permintaan penawaran. Namun, pada saat yang sama, para penerjemah dan manajer proyek harus tetap dapat diakses satu sama lain.

Seringkali tingkat komunikasi yang lebih tinggi dari yang normal dibutuhkan utamanya pada proyek-proyek kompleks dan penugasan yang relatif terburu-buru. Ketika tenggat waktu yang ketat ditetapkan, manajer proyek dan penerjemah harus tetap berhubungan erat untuk memastikan bahwa proyek selesai secara akurat sambil tetap memenuhi tenggat waktu yang diperlukan.

Sekali lagi, masalah muncul terutama ketika frekuensi komunikasi mengganggu baik kemampuan penerjemah untuk menyelesaikan proyek sesuai tenggat waktu dengan sukses, atau mengganggu perhatian manajer proyek terhadap tanggung jawab agensi lainnya, seperti permintaan klien.

Menarik bukan? Nantikan lanjutannya di Part 4.

Salam Excellent!