Proses Deskripsi dan Diskriminasi

Halo Mitra Excellent!

Berikut lanjutan kelima dari topik Filosofi Bahasa dan Penarikan Informasi. Pembahasan kali ini masuk ke pembahasan proses deskripsi dan diskriminasi, dua istilah yang sebelumnya telah berulangkali muncul. Anda dapat mengikuti pengantar tulisan dalam topik ini di sini, bagian keduanya di sini, bagian ketiganya di sini, dan bagian keempatnya di sini.

Selamat membaca!

Pertumbuhan koleksi dokumen elektronik, terutama dengan keberadaan World Wide Web (WWW, atau Web) yang ada di mana-mana, serta ketersediaan mesin pencari internet yang luas telah menempatkan perangkat penarikan informasi di tangan siapapun yang memiliki akses ke Web.

Individu yang dulunya harus berkonsultasi dengan pencari professional semisal pustakawan, saat ini bisa melakukan pencarian mereka sendiri. Akses yang luas pada informasi publik yang sedemikian dapat mendorong terwujudnya masyarakat yang bebas dan terbuka, namun penggunaan mesin pencari internet yang meluas mungkin saja akan mengubah cara kita menanyakan informasi.

Ketika para penyelidik menanyai seorang pencari professional untuk minta bantuan menemukan suatu informasi, mereka dapat menggambarkan apa yang mereka kehendaki menggunakan semua seluk-beluk dan nuansa ekspresi bahasa yang alami. Pencari professional, pada gilirannya, bisa mengklarifikasi permintaan penyeidik dengan menanyakan pertanyaan yang sesuai.

Saat ini penyelidik umumnya melakukan pencarian mereka sendiri menggunakan mesin pencari, dengan hilangnya banyak interaksi perihal seluk-beluk antara penyelidik dengan pencari professional. Permintaan informasi yang khas yang diserahkan pada mesin pencari internet hari ini terdiri hanya oleh beberapa kata –seringkali hanya satu. Sebagai sebuah konsekuensi, adalah penting bagi kita mencermati secara tepat apa yang dimaksud sebagai kata-kata indiidu ketika mereka digunakan untuk meminta (yaitu, untuk menggambarkan) informasi dengan konten intelektual yang tertentu.

Perubahan lainnya yang terjadi dalam proses penarikan informasi adalah pertumbuhan ukuran yang dramatis dari koleksi dokumen yang tersedia. Semua tentu telah mengetahui bagaimana Web bertumbuh, namun bahkan koleksi dokumen privat semisal jaringan intranet dari institusi dan perusahaan serta database dokumen terus bertumbuh dalam tingkat yang spektakuler.

Alasan terjadinya hal tersebut dominan karena ekonomi. Kita telah sampai pada titik koleksi dokumen elektronik yang mana telah dihargai dengan pencermatan dan pembuangan material, semisal laman Web yang telah hidup lebih lama dari pada fungsina, telah menjadi lebih tinggi daripada harga penyimpanannya.

Sebagai hasilnya, kita memiliki banyak koleksi elektronik yang tidak pernah atau jarang disiangi oleh dokumen using. Koleksi yang menghasilkan dari informasi elektronik, seperti internet, tumbuh tanpa batas atas yang jelas. Namun semenjak koleksi dokumen tumbuh semakin besar, sebuah perubahan yang halus dalam proses penarikan informasi sedang terjadi.

Dibanding tujuan formulasi pertanyaan pencarian menjadi yang utama deskripsi dari apa yang dikehendaki, formulasi pertanyaan dari tujuan yang mampu mengesampigkan telah menjadi diskriminasi dari sejumlah kecil dokumen yang dikehendaki dari dokumen yang tak dikehendaki yang mana tengah meningkat dengan sangat pesat.

Tulisan seputar Filosofi Bahasa dan Penarikan Informasi ini bersambung di publikasi artikel berikutnya.

Salam Excellent!