Penerjemah sering dihadapkan pada proyek-proyek panjang saat menerjemahkan. Proyek panjang itu baik karena tingkat kerumitan dokumen yang membutuhkan akurasi tinggi, maupun dokumen standar namun mencapai ratusan halaman.

Situasi apa jika bukan kejenuhan yang membayangi para penerjemah? Ya, menurut para pakar psikologi, salah satu hal yang memicu kejenuhan manusia adalah aktivitas yang dilakukan secara monotone (datar) dan berulang. Penerjemah yang menghadapi 2 (dua) kondisi di atas dibayangi oleh aktivitas yang cenderung datar dan berulang: meja kerja, layar komputer, teks dokumen. Oh, ya. Jangan dilupakan: deadline. Hehe.

Mitra Excellent, berikut beberapa tips ringan yang dapat Anda lakukan untuk menghindari kejenuhan saat menerjemah. Anda yang bukan penerjemah juga dapat melakukannya untuk menghindari kejenuhan dalam kondisi yang serupa.

– – – – – – –

1. Teks ibarat buku :

penerjemah

Teks terjemahan ibarat buku

Daniel Hahn, seorang penerjemah (translator) dan direktur dari British Centre for the Literary Translation (Pusat Penerjemahan Kesusasteraan Inggris), menerangkan bahwa penerjemah sebaiknya adalah orang yang gemar atau hobi menulis dan membaca.

Karena merupakan hobi, artinya dua aktifitas tersebut adalah aktifitas yang dapat memicu rasa senang. Bagaimana jika teks proyek terjemahan diibaratkan seperti buku untuk dibaca? Dan teks hasil terjemahan seperti tulisan yang akan menjadi suatu karya? Ya, tentu Anda akan menyukainya.

Selalu milikilah paradigma ini.

Di Excellent Translation (jasa-translate.com), para penerjemah didorong untuk terus mengembangkan diri dengan menulis dan membaca. Sebagian bahkan tergabung dalam komunitas penulis sebagai penulis aktif, seperti FLP (Forum Lingkar Pena), maupun forum lainnya.

2. Berinteraksilah dengan layar :

penerjemah

Interaksi dengan layar

Seorang penerjemah dalam menghadapi proyek terjemahan, pasti pernah menemui teks yang benar-benar asing baginya. Hal ini terjadi sekalipun seorang penerjemah telah memilih spesifikasi proyek terjemah yang khusus. Ini wajar karena adanya perkembangan pengetahuan maupun istilah yang terus-menerus terjadi.

Menemui teks asing, akan sangat menyenangkan bila Anda dapat mengajaknya berinteraksi. Ya, berinteraksi dan berkenalan dengannya. Anda dapat bercakap-cakap dengan teks itu, membacanya dengan suara dikeraskan, sedikit melucu dan membuat istilah-istilah akrab sehingga membuatnya dekat dan familier.

“Oh, so your name is “The Ball of Foot”? Awright, Bally, I’ll come right away for your translation.”

Itu salah satu contohnya. Beberapa ungkapan lain dapat Anda kembangkan sendiri. Ajak kenalan, buatlah panggilan. Interaksi ini juga akan menstimulus indera pendengaran Anda. Semakin indra Anda terstimulus, semakin aktif otak Anda. Karena Anda perlu untuk tetap fokus, lakukanlah ini sekali-sekali saja, ketika Anda menemui istilah asing, atau ketika perlu memecah kebosanan.

Tim inti Excellent Translation memiliki kebiasaan-kebiasaan unik saat berinteraksi dengan layar; ada yang mengeluarkan ungkapan-ungkapan bahasa Jepang yang dinamis; ada yang sedikit mengomeli layar, layaknya sedang berhadapan dengan anak nakal, dan lain sebagainya. Kebiasaan-kebiasaan itu membuat suasana menerjemah menjadi hangat dan menyenangkan, seolah selalu kehadiran kenalan baru.

3. Lakukan perpindahan tempat maupun posisi :

penerjemah

Berpindah tempat atau posisi

Berpindah tempat maupun posisi membuat suasana lebih dinamis. Detail-detail sekitar Anda berganti; noda dinding yang lain, aroma berbeda, dan sebagainya. Apabila layar kerja Anda adalah komputer lipat (laptop), maka hal ini memudahkan Anda. Sekadar bergeser dari tempat semula, bergantian kursi atau meja dengan rekan kerja, akan membantu mengurangi hal-hal yang bersifat datar.

4. Nyalakan efek suara :

penerjemah

Menyalakan efek suara

Saat disebut efek suara, Anda tidak boleh hanya terpaku bahwa efek suara adalah musik atau lagu. Efek suara adalah setiap aspek audio / rangsangan pendengaran yang membuat kerja Anda lebih fokus, relax, maupun bersemangat. Apabila itu musik heroik seperti dalam games fantasy yang penuh tantangan, tidak masalah. Apabila Anda lebih memilih efek suara yang hening, dan mengharuskan Anda memasang peredam suara di ruangan Anda, itu juga bagus.

Anda masing-masing mengetahui efek suara yang tepat untuk membuat Anda lebih fokus, relax, maupun bersemangat.

5. Bersosial media :

penerjemah

Bersosial media menambah produktifitas

Apakah Anda berpikir bersosial media membuang-buang waktu dan menghambat kerja Anda? Jika demikian, maka pikiran Anda berseberangan dengan hasil survey dari Microsoft. Sebagaimana dilansir Social Times dan Forbes, bersosial media justru terbukti meningkatkan produktifitas kerja, karena bertindak sebagai mood booster (pendorong suasana hati).

Jika Anda tergabung dalam sebuah tim penerjemah, Anda dapat mengusulkan kepada atasan Anda untuk mengalokasikan waktu bersosial media selama 5-10 menit setiap satu jam sekali.

– – – – – – –

Demikian Mitra Excellent, 5 tips ringan untuk menghindari kejenuhan saat menjalankan proyek terjemahan. Anda dapat berbagi juga tips-tips menghindari kejenuhan saat menerjemah. Anda tentu juga memiliki segudang pengalaman dan cara untuk mengatasi kejenuhan-kejenuhan itu.

Jadi, Anda ingin berbagi di Official Facebook Page kami?

Anda juga dapat berbagi melalui kolom komentar di bawah ini.

Salam Excellent! 🙂

[contact-form-7 404 "Not Found"]