Sebelumnya: Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 |Part 5 |Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9 | Part 10 | Part 11 | Part 12 | Part 13 A | Part 13 B

Berikut adalah lanjutan studi praktis tentang terjemahan delapan hadits dari Empat Puluh An-Nawawi, dari Bahasa Arab ke Bahasa Inggris. Kali ini telah sampai pada hadits kedelapan, dengan menyajikan hadits nomor 31, yang merupakan hadits terakhir yang menjadi objek kajian dalam studi ini.

5.1.8 Hadis No. 31

الحديث الحادي والثلاثين: الزهد الحقيقي

عن أبي العباس سهل بن سعد الساعدي قال: “جاء رجل إلى النبي فقال: يا رسول الله دلني على عمل إذا عملته أحبني الله وأحبني الناس , فقال: ازهد في الدنيا يحبك الله, وازهد فيما عند الناس يحبك الناس”. حديث حسن رواه ابن ماجه وغيره بأسانيد حسنة.

Hadit Ketigapuluh satu

Zuhud yang sesungguhnya

I. Terjemahan Pertama

On the authority of Abu al Abbas Sahl ibn Sa’ad as-Sa’idi t who said:

A man came to the Prophet r and said: O Messenger of Allah, direct me to an act which, if I do it, (will cause) Allah to love me and people to love me. He said: “Renounce the world and Allah will love you, and renounce what people possess and people will love you.”

A good Hadith related by Ibn Majah and others with good chains of authorities.

II. Terjemahan Kedua

On the authority of  Abu al-‘Abbas Sahl bin Sa’d al-Sa’idi, radiyallahu ‘anhu,
who said:

A man came to the prophet, sallallahu ‘alayhi wasallam, and said: “O Messenger of Allah, direct me to an act which if I do it, [will cause] Allah to love me and people to love me.” He, sallallahu ‘alayhi wasallam, answered: “Be indifferent to the world and Allah will love you; be indifferent to what people possess and they will love you.”

[A fine hadith related by Ibn Majah and others with good chains of authorities]

III. Terjemahan Ketiga

On the authority of Sahl bin Saad Al-Saedi, who said:

A man came to the prophet and said: “O Messenger of Allah, direct me to an act which, if I do it, [it will cause] Allah to love me and people to love me.” He said: “Renounce the world and Allah will love you, and renounce what people possess and people will love you.”

A fine Hadith related by Ibn Majah and others with good chains of authorities.

Analisis

Dalam terjemahan pertama, dua kata أبي dan بن ditransliterasikan ke Abu dan ibn pada awal hadits, sementara penerjemah tidak menerjemahkan / mentransliterasikan frasa t dan r. Dia menggunakan frasa tambahan (will cause) yang menjelaskan kalimat; yaitu bahwa bekerja adalah sebab kecintaan Allah dan manusia. Ia tidak menggunakan tanda baca dengan benar, misalnya ia menggunakan koma setelah kata ganti relatif which. Dia menggabungkan dua kalimat menggunakan kata hubung and. Renounce the world and Allah will love you  daripada menggunakan koma di antaranya sehingga seolah menunjukkan hasil dari penolakan. Dalam kalimat terakhir hadits, ia menerjemahkan dua kata حسن dan حسنة menjadi kata good tanpa menjelaskan artinya.

Dalam terjemahan kedua, penerjemah menerjemahkan dua kata أبي dan بن ke Abu dan ibn . Dia juga menerjemahkan dua frasa t dan r ke radiyallahu ‘anhu dan sallallahu alayhi wasallam. Dia menyebutkan frase r lagi setelah kata ganti Dia untuk menjelaskan bahwa kata ganti ini menunjukkan Nabi semoga bamai dan berkah terlimpah padanya. Dia menerjemahkan kata حسن menjadi fine dan menerjemahkan kata حسنة menjadi good , meskipun mereka memiliki arti yang sama dalam bahasa Arab.

Dalam terjemahan ketiga, penerjemah tidak mentransliterasikan nama lengkap narator pertama أبو العباس سهل بن سعد الساعدي . Dia menerjemahkan kata بن ke bin di awal hadits dan menerjemahkannya ke Ibn di akhir hadits, meskipun mereka memiliki arti yang sama dalam bahasa Arab. Ia tidak menerjemahkan atau mentransliterasikan dua frasa t dan r . Secara khusus, terjemahan ini mirip dengan terjemahan pertama yang penerjemah menggunakan gaya dan kata-kata yang sama kecuali kalimat pertama dan terakhir yang diterjemahkan dengan cara yang berbeda.

6.0 Kesimpulan dan Rekomendasi

6.1. Kesimpulan

Setelah menyelesaikan perjalanan yang diberkahi untuk studi komparatif tentang Hadits Empat Puluh An-Nawawi, para peneliti memperhatikan bahwa proses penerjemahan didasarkan pada dua hal; yang pertama adalah memahami makna teks yang dimaksudkan dan yang kedua adalah mengekspresikan makna itu dalam bahasa lain sehingga tidak menyimpang dari kerangka bahasa sumber.

Terjemahan Sunnah kenabian hanya dapat dilakukan dengan memahami konteks Hadits dan menafsirkan maknanya dengan menggunakan referensi ilmiah dan agama tentang bidang ini, atau melalui para ulama yang memiliki pengalaman yang diperlukan untuk itu. Jika tidak, apabila seorang penerjemah mengabaikan hal-hal ini, maka ia dapat menganggap suatu Hadits tidak bermakna dan mentransfernya dengan cara yang salah.

Kesalahan umum yang dilakukan penerjemah teks agama adalah karena kelemahan akademis dalam masalah agama. Selain itu, penerjemah terkadang mengabaikan bahasa sumber dan bahasa target, seperti yang terlihat dalam terjemahan beberapa teks yang tidak memiliki ekspresi linguistik yang akurat dan kurang menggunakan tanda baca yang tepat. Menggunakan kata-kata dalam bahasa Arab yang tidak setara dengan bahasa Inggris, sehingga seorang penerjemah menggunakan sistem transliterasi untuk kata-kata ini. Ini dapat menyebabkan salah dipahami.

Melalui studi ini, diketahui bahwa para penerjemah tidak tertarik pada aturan tata bahasa untuk kedua bahasa; yaitu Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Hal ini dapat menyebabkan Muslim non-Arab mendapat pemahaman yang salah tentang orang yang dimaksud dalam hadits. Keberhasilan proses penerjemahan Sunnah Nabi tergantung pada pemahaman yang benar tentang teks yang ditransfer.

6.2 Rekomendasi

Ada beberapa rekomendasi yang muncul dari penelitian ini untuk menggambarkan beberapa hal yang diperlukan selama proses penerjemahan teks-teks agama.

Seorang penerjemah teks-teks agama Islam harus fasih berbahasa Arab karena itu merupakan bahasa Al-Quran dan Sunnah kenabian.

Penerjemah teks-teks ini harus takut kepada Allah dalam menyelidiki apakah ada yang salah atau sudah benar dalam penerjemahan hadits nabi (semoga damai dan berkah besertanya), karena ia membawa pesan pribadi dari Allah yang tidak menerima adanya distorsi. Jadi, terjemahan harus sangat tepat dan sempurna.

Seorang penerjemah teks-teks agama harus tertarik pada bidang terjemahannya; yaitu masalah agama yang terikat.

Seorang penerjemah harus berkonsultasi dengan para cendekiawan yang memiliki pengalaman baik tentang bidang Sunnah kenabian dan bersikap awas terhadap mereka yang mencoba untuk mendistorsi Islam.

Penerjemahan adalah cara yang paling penting untuk seruan Islam. Jadi, para penerjemah harus memberikan perhatian lebih saat mentransfer apa yang Allah kirimkan kepada seluruh manusia ini.

Arabic References

العقيل، محمد بن عبد العزيز بن محمد. (2008/ 1429هـ.) أحكام الترجمة.

Al-Aqeel, Muhammad bin Abd Al-Azeez bin Muhammad. (2008.) Retrieved http://d1.islamhouse.com/…/ar-ahkam- 

الأربعينات “حديث”. (2014.)

Al-Arbaeenat ‘Hadith’. (2014.) Retrieved http://ar.m.wikipedia.org/…/…-الأربعينات

الفوادي، رحيم علي. (د.ت)

Al-Fawadi, Raheem Ali. (n.d.) Retrieved www.aot.org.Ib/…/Attachment93-120pd 

الغزالي، بشرى. (2016.) أهمية الترجمة في حوار الثقافات – مركز الدراسات والبحوث حول 
قضايا النساء.

Al-Ghazali, Bushra. (2016.)Retrieved www.annisae.m/Article.aspx?c=5612

الحومي،  بسام. (2010.) الترجمة الدعوية في صدر الإسلام، دورها ومكانتها.

Al-Humi, Bassam. (2010.) Retrieved www.wata.cc/…/showthread.php ?…

آل جبعان، ظافر بن حس. (د.ت.) علم الأربعينات و الأربعين النووية.

Al-Jbaan, Dhafer bin Hasan. (n.d.) Retrieved elibrary.mediu.edu.my/…/
SDL1224.pdf

الجابري، عامر الزناتي. (2010 / 1431 هـ.)

Al-Jabri, Aamer Al-Zanati. (2010.) Retrieved www.faculty.ksu.edu.sa/ …/…

الخضير، عبد الكريم. (2014.) شرح كتاب الأربعين النووية

Al-Khadir, Abd Al-Kareem. (2014.) Retrieved www.shukudheir.com/
scientific 
…/1889833334

المصطفى، اعسو. (2014.) الترجمة و خصوصية النص الديني- مركز تفسير

Al-Mustafa, A’su. (2014.) Retrieved vb.tafsir.net/tafsir38588/

النووي، الإمام. (1992.) رياض الصالحين. بيروت: المكتب الإسلامي.

Al-Nawawi, Al-Imam. (1992.)

السرجاني، راغب. (2006.) زيد بن ثابت. موقع قصة الإسلام

Al-Sarjani, Ragheb. (2006.) Retrieved islamstory.com/ar/زيد-بن-ثابت

—————– (2012.) نشأة الترجمة في الحضارة الإسلامية

————————–. (2012.) Growth of the Translating in the Islamic Culture. Retrieved www.islamstory.com/الترجمة-ودورها-في-

—————– (2015.) زيد بن ثابت/ موقع قصة الإسلام

————————–. (2015.) Retrieved www.bul2000.blogspot.com/2015/ …/blog-po…

سيرة الإمام النووي رحمه الله تعالى. (2003.) إسلام ويب. مركز الفتوى

Biography of Al-Nawawi. (2003.) Retrieved fatwa.Islamweb.Next
/…/index php?…Id…

سيرة الإمام النووي رحمه الله تعالى. (د.ت.) سنة أونلاين

Biography of Al-Imam Al-Nawawi. (n.d.) Sunnahonline. Retrieved http://nawawiyya.Sunnahonline.org/

سيرة الإمام النووي. (2013.) بوابة الفجر. صحيفة الفجر الأسبوعية

Biography of Al-Imam Al-Nawawi. (2013.) Retrieved www.elfagr.org/369725

غنيمة، عبد الفتاح مصطفى. (2007.) ترجمة الحضارة العربية الإسلامية.

Ghaneema, Abdulfattah Mustafa. (2007.) Translation of Civilization of Islamic Arabic.Retrievedwww.Islamstory.net/…/art show. (101-108) 25 Nov. 2007.

محمد، صبري. (د.ت.) الترجمة للمحترفين. كنوز المعارف للنشر والتوزيع.

Muhammad, Sabri. (n.d.) Translation for Professionals. Kunuz Al-Maa’ref.

نعماني، أبو جمال  قطب الإسلام. (2006.) الترجمة ضرورة حضارية

Numani, Abu-Jamal Qutb Al-Islam. (2006.) Translation is Civilization Necessity. Retrieved www.banglajol.info/index.php/…2281

مشاريع الترجمة في العالم العربي. (د.ت.)

Projects of Translation in the Arab World. (n.d.)Retrieved www.biblex.org/…/Static
PageAr.aspx2 

النصوص الدينية. (2013.)

Religious Texts. (2013.)Retrieved www.adawaanews.net/Article Print.aspx ?…

الترجمة الدينية. (2013.)

Religious Translation. (2013.)Retrieved http://ar.wkipedia.org/…/ …ترجمة-ديني

النص الديني والترجمة. (2009.) الترجمة لسان العالم

Translation and Religious Text. (2009.)Retrieved lisssan.3oloum.org/t189-topic

الترجمة والنص المقدس. (2012.) ندوة دولية، فاس (المغرب)

Translation and Sacred Text. (2012.) Retrieved www.mihespress.com/24.heures/
52008.html

نقد الترجمة. (2013.)

Translation Criticism. (2013.) Retrieved https://m.facebook.com/permalink.php ?…

وايت، طاهر. (د.ت.) شروط الترجمة التتبعية للسنة النبوية

Waiet, Tahir. (n.d.) Retrieved https://1.islamhouse.com/…/ar-shrut- 

يوسف، محمد حسن. (د.ت.) صعوبات الترجمة ومشاكلها- صيد الفوائد

Yusuf, Muhammad Hasan. (n.d.) Retrieved http://saaid.net/Doat/hasn/53.htm

—————-. (د.ت.) دور المترجم – صيد الفوائد

——————————-. (n.d.) Retrieved http://saaid.net/Doat/hasn/43.htm

يوسفي، رضوان. (د.ت.) الترجمة وبعدها الروحي،

Yusufi, Radwan. (n.d.) Retrieved www.hiramagazine.com/…/2726- …الترجمة

زيد بن ثابت. (2015.) ترجمان الرسول – جريدة الاتحاد

Zaid bin Thabit. (2015.) Retrieved www.alittihad.ae/…/details.php?id…2015

———–. (2016.)

——————–. (2016.) Retrieved https://a.m.wikipedia.org/…/    – زيد-بن

English References

Aamer, Ashref Muawwed Mustafa. (n.d.) Your Guide to Correct Translation. Cairo: Ibn-Sina Library.

Al-Harahsheh, Ahmad Muhammad Ahmad. (2013.) Translation of Islamic Texts and Ideology. Irbid (Jordan): Yarmouk University.         Retrieved www.faculty.yu.edu.jo/harahsheh /…/…

Al-Khudrawi, Deeb. (1995.) A Dictionary of Islamic Terms: Arabic- English. Damascus: Al-Yamamah.

Badi, Jamal Ahmed. (2002.) Shurh Arb’een An-Nawawi. Retrieved ahadith.co.uk/…/commentary-of-Forty-…

Darul Iftaa. (n.d.) Retrieved www.daruliftaa.net.index.php/…/hadeeth

Elewa, Abdelhamid. (2014.). Features of Translating Religious Texts. Retrieved www.sil.org/…/16/…/siljot2014-1-04.pdf

Nida, Eugene. (1994.) The Sociolinguistics of Translating Canonical Religious Texts. Retrieved www.bible-researcher.com/nida4.html

Pickthall, Muhammad Murmaduke. (2012.) The Meaning of the Glorious Qurani: An Explanatory translation. United Kingdom, Birmingham. Islamic Dawah Centre International.

Riyadh Al-Saliheen. (n.d.) Retrieved http://r-warsh.com/vb/archive/index.php/
t-412845.html

Translation Criticism. (2016.) Retrieved https://en.m.wikipedia.org/…/Translation 

Translation of Al-Nawawi’s 40 Hadiths. (n.d.) 4muhammed.com. Retrieved www.4uhammed.com/…/200-Translati 

Vilionkade, Sidheeque M.A. (2001.) Al-Nawawi’s Forty Hadith. Saudi Arabia. Dar Al-Hadayan.

Zarabozo, Jamal al-Din M. (n.d.) Commentary on the Forty Hadith of Al-Nawawi Vol. 1. Retrieved http://archive.org/ 

By : Dr. Hussein S. Mohsen.

Menarik bukan? Nantikan terus tulisan-tulisan kami seputar penerjemahan dan kebahasaan.

Salam Excellent!