Strategi untuk Menghadapi MEA 2016 tentu telah banyak dibahas. Namun kali ini Anda akan mendapat ulasan strategi dari salah satu dari 50 Pakar Pemasaran Terbaik Dunia Asal Indonesia – Hermawan Kartajaya

Ulasan Strategi untuk Menghadapi MEA 2016

Ulasan Strategi untuk Menghadapi MEA 2016

Tahukah Anda, bahwa saat ini :

  • Kita sedang kebanjiran pekerja konstruksi dari negara ASEAN di tahun 2015 kemarin ?
  • Telah ada 1.000 sopir Filipina belajar Bahasa Indonesia ?
  • Vietnam sudah mendatangkan guru-guru Bahasa Indonesia dari Riau ?
  • Telah ada 9.000 penduduk Kamboja dan Myanmar yang belajar Bahasa Indonesia untuk menjadi tour guide di negeri ini semenjak 1 tahun yang lalu ?
  • Akan mulai berdatangan ratusan tukang pijat dari Tiongkok ?

Dan itu baru sedikit fakta yang bisa diketahui sekarang.

Setelah perang antar negara dan konfilik terbuka antara kapitalisme versus komunisme berakhir, perang kebudayaanlah yang bakal terjadi. “The Clash of Civilization” adalah salah satu karya ilmuwan Politik asal Amerika Serikat (Samuel P Huntington), yang menyoroti masalah itu. Tentu perang ideologi juga akan mewarnai di perang kebudayaan ini.

Saat ini, hal tersebut tengah terjadi di negeri kita. Masalah & tantangan besar ini untuk siapa ?
Tentu saja untuk Anda, kami, kita semuanya. Namun alamiahnya, di balik setiap masalah & tantangan itu terbentang peluang yang besar.

Orang sukses berhasil melalui masa-masa sulit karena berhasil memanfaatkan peluang itu, sementara orang lain mengabaikan dan akhirnya menyerah.

Semua itu tengah terjadi sekarang, maka saatnya kita mencari solusi.


SOLUSI

Membahas tentang solusi, sebuah referensi yang menjadi acuan 1,7 miliar umat muslim di muka bumi ini -Al-Quran-, memuat ungkapan demikian :

“Maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.”
(TQS. Al-Anbiya’ : 7)

Ungkapan ini mudah dipahami bukan? Maka mari kita belajar dari yang terbaik dalam bidangnya. 🙂

Ya, tetapi Anda jangan terkejut, karena kita akan belajar dari…

Seseorang yang Tidak Tuntas Kuliah di Teknik Elektro.

Namun di kemudian hari berhasil menjadi “One of The 50 Gurus Who Have Shaped The Future of Marketing”.


Dialah “Hermawan Kartajaya” :

  • Presiden World Marketing Association dan dinilai sebagai salah satu dari 50 pakar marketing dunia oleh The Chartered Institute of Marketing di Inggris (UK).
  • Mendapatkan gelar Doctor Honoris Causa (HC) pertama sepanjang sejarah untuk pencapaian ilmu pemasaran dunia.
  • Buku-bukunya menjadi salah satu acuan marketing di dunia internasional.
  • Pendiri MarkPlus. Inc.

Berikut ini 3 strategi untuk menghadapi MEA 2016 yang beliau ungkapkan :

Make Friend, Being Friendly, & Maintaining Friendship

(Berteman, Bersikap Ramah, & Memelihara Persahabatan)

Inilah Marketing WOW.

 

Mungkin Anda bertanya-tanya. Apa hubungan Marketing WOW dengan MEA 2016 ? Apa pentingnya mengetahui hal ini ?

Ya, ini karena marketing itu kunci dari segala kesuksesan ketika Anda tengah menghadapi persaingan. Inilah metode agar dapat bersaing secara efektif & efisien, serta adil.

Mengapa bisa demikian ?

Karena banyak yang seperti Anda atau tim Anda, bahkan tim yang lebih profesional, modal yang lebih besar, dan lainnya. Betul begitu?

 

Nah, menurut Hermawan Kartajaya, marketing ada 3 macam tingkatan :

Marketing 1.0Customer itu Target Anda, hantam dengan promosi habis-habisan, satu arah.

Marketing 2.0Customer Anda perlakukan seperti Raja.

Bukankah yang sedemikian sudah sangat unggul ? Mungkin Anda berfikir seperti itu. Perlakuan seperti ini sebenarnya tujuannya amat nampak, yaitu agar customer loyal & mau bertransaksi terus menerus dengan Anda.

Inilah alasannya mengapa MLM & asuransi pada umumnya mendapatkan respon yang kurang baik. Karena mereka direct selling & menghalalkan beragam cara. Pada akhirnya orang tidak suka dengan mereka, sehingga itu cara yang tidak efektif, demikian ungkap Pak Hermawan.

Marketing 3.0Customer adalah teman. Mereka cerdas, dan mereka bukanlah raja, tetapi teman kita.

Oleh karena Anda adalah teman bagi customer Anda, begitu pula customer adalah teman bagi Anda, maka Anda tidak akan :

  • Membohongi teman,
  • Menekan teman,
  • Menyinggung dengan promosi yang tidak nyaman.

Dan Anda akan :

  • Tahu kegelisahan kawan Anda,
  • Karena mereka percaya, sampai-sampai kadang curhat kepada Anda,
  • Dengan demikian Anda tahu apa impian mereka, & Anda memberikan atau membantu impian mereka dengan barang atau jasa Anda.

Inilah WOW Marketing. Teman (Customer) memiliki hak untuk :

  • Bertanya & mendapat jawaban. Komunikasi berjalan 2 arah.
  • Menyatakan pendapatnya dengan Comment, Like, Share, RePath, ReTweet, dsb. Ya, termasuk membagikan informasi berharga dalam artikel ini kepada kolega, bahkan customer Anda.

 

KESUKSESAN MARKETING 3.0

Kesuksesan marketing 3.0 sangat bergantung dari riset kepada konsumen sebagai teman. Keberhasilan riset akan menjadikan interaksi terjalin dengan hangat. Topik yang dibahas mereka butuhkan, sehingga mereka sangat dekat dengan Anda, berkawan, ngobrol, berinteraksi.

Ya, marketer yang hebat itu bisa mengetahui keinginan customer tanpa mengharuskan mereka mengungkapkannya. Bagaimana caranya ? Hal ini didapat dengan melihat kebiasaan mereka selama berinteraksi.

 

MEA = Arus Bebas Tenaga Kerja Terampil, WOW Marketing Kuncinya! Berikut tips-tips beliau.

1. Petakan

Mari kita lihat dan petakan. Menurut kaca mata beliau, Indonesia adalah negeri yang :

Murah senyum, ramah, hospitable. Ya, ini kita dapati di negeri ini. Kelemahannya adalah : tidak produktif, tidak kreatif, kekurangan entrepreneur. UMR minta naik terus, hanya saja penyebab tuntutannya naik bukan produktifitas, melainkan gaya hidup.

Oleh karena itu, menurut beliau yang terpenting itu strateginya.

2. Kelakuan Seperti UKM

MarkPlus yang beliau dirikian, sudah berusia 25 tahun. Tahun 1990 adalah saat beliau mendirikannya, sementara sebagian teman-teman atau partner kerjanya baru saja lahir. 😀

Beliau memiliki 300 tim, di 18 kota. Beliau lebih memilih dan mengharuskan usahanya berkelakuan sebagaimana UKM.

“Kelakuannya harus seperti UKM, repot kalau sudah merasa besar & tua. Musuh utama perusahaan & semua orang itu ketika dia merasa establish / mapan. Ketika dia nyaman perusahaan akan behenti bertumbuh & tidak beajar.” Papar beliau.

Beliau memilih kantor dengan suasana kampus agar semua suasananya muda, netizen, & bergaya.

3. Lakukan WOW Marketing

Kenapa WOW, karena mengandung kejutan (surprise); World of Wonder, dunia yang penuh dengan keajaiban. Menurut beliau, sebenarnya tag line “Pariwisata Indonesia” itu harus dirubah menjadi “Wonderful Indonesian”, karena aset berupa manusianya yang unggul. Sangat cocok untuk WOW Marketing yang mengedepankan pertemanan, keramahan, dan pemeliharaan hubungan.

4. Tak kenal menyerah & foukus: Productivity, Creativity, Enteprenurship

Hermawan Kartajaya selama 20 tahun menjadi guru. Pernah pula menjadi kasir perusahaan BUMN.

Beliau menyatakan, orang tidak perlu dimotivasi, karena itu tanggung jawab pribadi dia untuk memotiviasi dirinya sendiri. Jika dia berhenti maka dia gagal. MEA adalah saatnya fokus pada substansi.

5. Jangan membatasi diri dalam berkarya

Tidak perlu kantorpun setiap saat bisa produktif. Intelektual tidak ditentukan oleh gelarnya. Modal itu bukan uang, tetapi ilmu, kemampuan mengatasi keadaan kritis, berfikir secara dingin, dan bergaul dengan banyak orang.

Demikian pula organisasi, juga harus begitu. Sekalipun trend saat ini online, semakin banyak online, semakin banyak pula offline. “Kopdar” jadi banyak, pameran dan lainnya. Harus ada style, semisal makanan biasa didandani jadi lucu, kemudian banyak difoto. Style memang akan terus berkembang dan tidak langgeng, tetapi substansi saja tanpa style tidak ada yang mau.

Oleh karena itu, makanan lezat tetapi tampilan biasa saja akhirnya akan jadi tetap kecil usahanya.


Mitra Excellent, itulah beberapa hal yang dapat langsung Anda coba terapkan bagi usaha Anda. Anda akan semakin siap, dengan 3 Strategi untuk Menghadapi MEA 2016, yaitu WOW Marketing. Harapannya, Anda akan mampu bersaing secara kompetitif.

Salam Excellent!

 

Jadi, Anda ingin bertemu kami di FB : Official Excellent Translation Facebook Page

 

[contact-form-7 404 "Not Found"]