Halo Mitra Excellent! Apakah Anda pejuang beasiswa ke Jepang?

Pada beberapa artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang beragam tes kemampuan Bahasa Inggris yang menjadi patokan saat melamar pekerjaan atau saat mendaftar beasiswa ke luar negeri.

Memang hasil dari tes tersebut sangatlah penting, akan tetapi untuk di beberapa negara Asia seperti Jepang, bukti pendukung bahwa Anda mampu menguasai bahasa mereka juga bisa menjadi nilai plus saat mendaftar beasiswa ke Jepang.

Mengapa kemampuan bahasa Jepang bisa menjadi nilai lebih di mata para penilai? Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah karena mayoritas orang Jepang tidak menguasai bahasa Inggris dengan baik.

Memang tak sedikit universitas yang menerima mahasiswa asing dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris, namun universitas yang menerima mahasiswa asing berbahasa pengantar Bahasa Jepang memiliki jumlah lebih banyak.

Mereka menyambut baik mahasiswa asing yang mampu berbahasa Jepang karena mereka tak perlu menyediakan kelas khusus berbahasa Inggris.

Tidak hanya itu, Anda pun akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal di sana karena dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang dengan tetangga atau mungkin saat berbelanja di pasar dan supermarket.

Nah, lantas sertifikat pendukung apa, sih, yang bisa membuat Mitra Excellent terlihat lebih menarik di mata para penilai beasiswa yang ada di Jepang sana? Mari simak informasi berikut:

 

JLPT

 
Japanese Language Proficiency Test (JLPT) atau Nihongo Nouryoku Shiken (biasanya disingkat Nouken) merupakan tes kemampuan Bahasa Jepang bertaraf internasional yang diperuntukkan bagi orang bukan penutur asli Bahasa Jepang. Dalam setahun, tes ini diadakan sebanyak dua kali yaitu hari Minggu di minggu pertama bulan Juli dan Desember secara serentak di berbagai belahan dunia.

Tidak heran jika JLPT disebut sebagai ujian kemampuan bahasa Jepang terbesar di dunia!

Tes JLPT yang diadakan oleh Japan Foundation dan Asosiasi Pendidikan Internasional di Jepang sejak tahun 1984 ini dibagi menjadi 5 level yaitu level N1 hingga N5 dengan patokan N1 merupakan level tertinggi dalam ujian kemampuan Bahasa Jepang tersebut.

Bagi para calon peserta beasiswa ke Jepang lulusan SMA, biasanya level N5 hingga N4 menjadi syarat minimal pengajuan. Sementara untuk lulusan perguruan tinggi, level N3 memang masih diterima, namun banyak universitas yang cenderung lebih tertarik dengan pemegang sertifikat N1 atau N2.
Mitra Excellent mungkin ada yang sedikit kebingungan mengenai perbedaan N1 hingga N5, bukan?

Berikut pemaparannya:
 
a. N1 (Kemampuan dalam memahami Bahasa Jepang dalam berbagai situasi dan kondisi)
 
• Membaca = Dalam tes JLPT, selalu ada reading dan listening dan untuk level N1 peserta akan mengerjakan soal dari bacaan kompleks. Peserta akan menghadapi persoalan bacaan yang begitu mengasah otak dan penalaran seperti editorial dan tanggapan dalam sebuah surat kabar, sebuah analisis, atau pun artikel ilmiah.
• Mendengar = Suguhan teks lisan atau listening pada tes level N1 adalah berupa materi percakapan kompleks seperti laporan berita, perkuliahan, dan percakapan koheren dalam Bahasa Jepang yang begitu natural. Lingkup pertanyaan yang diajukan pun biasanya seputar hubungan antar orang di dalam percakapan tersebut, poin-poin dasar, dan sebagainya.
 
b. N2 (Kemampuan untuk memahami Bahasa Jepang dalam dialog sehari-hari dan dalam berbagai keadaan dalam tingkatan tertentu)
 
• Membaca = Peserta diminta untuk memahami bacaan dengan topik seputar menanggapi bacaan surat kabar dan majalah serta mengerti isi dari bacaan tersebut. Ada juga bacaan narasi di mana peserta diminta untuk memahami maksud yang disampaikan oleh si penulis.
• Mendengar = Peserta diminta untuk memahami percakapan koheren dan laporan berita sehari-hari dalam bahasa Jepang yang mendekati kecepatan dialog natural. Lingkup pertanyaan yang diajukan pun biasanya seputar hubungan antar orang di dalam percakapan tersebut, poin-poin dasar, dan sebagainya.
 
c. N3 (Kemampuan untuk memahami bahasa Jepang yang digunakan sehari-hari dalam tingkatan tertentu)
 
• Membaca = Peserta diminta untuk memahami isi bacaan dengan topik mengenai keadaan sehari-hari dan ada beberapa di antara bacaan tersebut sedikit berat tapi tetap tidak jauh dari tingkat kesulitan N3. Tidak hanya itu, peserta juga diminta untuk menyimpulkan informasi seperti mengenai isi pokok surat kabar dan sebagainya.
• Mendengar = Peserta diminta untuk memahami percakapan koheren mengenai situasi sehari-hari yang diucapkan dalam bahasa Jepang dengan kecepatan dialog mendekati natural. Pertanyaan yang diajukan pun seputar pembahasan isi percakapan atau hubungan antarpembicara yang terlibat.
 
d. N4 (Kemampuan untuk memahami bahasa Jepang dasar)
 
• Membaca = Peserta diminta untuk membaca dan memahami bacaan dengan topik ringan yang ada di sekitar kita disertai beberapa kosakata dasar serta kanji Jepang.
• Mendengar = Peserta diminta mengerti dan memahami percakapan koheren yang mengacu dengan kegiatan sehari-hari dalam bahasa Jepang yang diucapkan secara dengan sedikit lebih pelan.
 
e. N5 (Kemampuan untuk memahami beberapa bahasa Jepang dasar)
 
• Membaca = Peserta dapat memahami kalimat yang tertulis dalam hiragana, katakana, dan kanji dasar.
• Mendengar = Peserta dapat mendengar dan memahami percakapan berkaitan dengan aktivitas sehari-hari dan juga situasi di dalam kelas. Tidak hanya itu, peserta akan diminta menangkap sebuah informasi dari percapakan pendek yang diucapkan secara lambat.
 
f. Standar nilai lulus per level
 
Sebelum mengikuti tes Nouryoku Shiken, akan lebih baik jika Mitra Ecellent mempersiapkannya dengan matang karena tes ini memiliki standar nilai kelulusan per level seperti berikut:

Tabel 1

Nah, bagi Mitra Excellent yang ingin mengikuti ujian Nouryoku Shiken sebelum mendaftar beasiswa ke Jepang, silakan menghubungi pihak terkait berikut:

Tabel 2

Agar mendapatkan hasil tes JLPT yang memuaskan, Mitra Excellent bisa mencari contoh-contoh soal Nouryoku Shiken yang ada di internet. Tanpa belajar, Anda tidak akan mendapatkan nilai yang memuaskan atau bahkan gagal. Jangan sia-siakan kesempatan untuk melengkapi berkas beasiswa ke Jepang hanya karena ketidaksungguhan sesaat!

Selain berkas pendukung seperti sertifikat JLPT, Anda pun akan diminta menyerahkan dokumen-dokumen penting sebagai kelengkapan persyaratan beasiswa ke luar negeri. Para penyedia beasiswa pasti akan meminta ijazah, transkrip, sertifikat penghargaan, dan sebagainya sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris.

Menerjemahkan dokumen penting tentu tidak bisa sembarangan, oleh karena itu Anda butuh penerjemah profesional yang tentunya dapat dipercaya.

 

Salam Excellent!