Tourism Bergantung pada Penerjemahan

Pariwisata telah menjadi industri global, dan ini hanya mungkin terjadi dengan kehadiran para penerjemah berpengalaman dalam berbagai bahasa yang berbeda. Tidak seorang pun akan mengunjungi suatu negara kecuali jika ia mampu memahami daya tariknya dalam bahasa mereka sendiri. Materi pemasaran harus menyajikan semua informasi yang diperlukan dalam bahasa yang dipahami oleh mereka yang akan mengunjungi suatu negara.

Indonesia memiliki fitur unik untuk dijelajahi wisatawan

Indonesia mungkin menarik mereka yang terpesona pada realita keberadaan umat muslim terbesar serta sejarah dan bangunan-bangunan tua seperti candi-candi, selain pantai Bali dan ragam hayati yang sudah lama terkenal tentunya. Objek wisata sejarah dan bangunan-bangunan tua ini, siapa yang akan tahu kecuali situs web jasa wisata diterjemahkan ke dalam bahasa pelanggan potensial?

Adanya terjemahan berarti calon pelanggan dapat menemukan Anda dengan lebih mudah

Apakah seseorang mencari liburan di pantai, mengunjungi kota-kota kuno, melihat margasatwa unik atau arung jeram, mengamuk sungai, operator wisata di seluruh dunia harus menerjemahkan situs web sehingga pelanggan potensial mengetahui negara mana yang menawarkan apa yang benar-benar mereka nikmati.

Terjemahan profesional meningkatkan kepercayaan

Pada 2013 sebuah penelitian dilakukan dan mendapatkan temuan bahwa warga Inggris tidak mungkin melakukan pemesanan liburan melalui situs web mana pun yang menampilkan terlalu banyak kesalahan pengejaan dan tata bahasa. Jika situs web travel wisata tidak menyajikan info secara sempurna, seperti apa liburan itu nantinya? Jadi, jika sebuah perusahaan wisata di Indonesia mengatakan sedang mempromosikan liburan ke Inggris, ia perlu memastikan terjemahan promosi dari bahasa Indonesia ke Inggris adalah terjemahan yang sempurna. Jika tidak, kemungkinan besar perusahaan travel wisata tersebut kehilangan pelanggan karena lebih memilih layanan pesaingnya.

Bepergian tidak murah

Banyak orang saat ini memilih liburan yang tergolong jauh dari rumah. Ada cukup banyak pihak yang terlibat dalam mengatur ini; meliputi pemesanan penerbangan, memilih akomodasi yang sesuai, dan merencanakan kunjungan pada saat kedatangan. Banyak destinasi yang dicari membutuhkan pemesanan terlebih dahulu. Hal ini berarti pelanggan perlu memastikan pilihan liburan yang tepat, dan ini tentunya memerlukan pembacaan atas semua informasi dalam bahasa mereka sendiri terlebih dahulu. Jika ada sesuatu yang belum diterjemahkan dengan jelas, pelanggan kemungkinan akan pindah ke situs web lain yang informasinya telah diterjemahkan dengan lebih baik.

Turis terhambat oleh kendala bahasa

Hambatan bahasa sering membuat orang merasa tidak nyaman dan bahkan dapat merusak liburan. Jasa wisata dapat menambah kenyamanan klien mereka dengan memberikan informasi penting dalam bahasa mereka sendiri dan bahkan menyediakan juru bahasa/interpreter jika diperlukan.

Penjual paket liburan ditangguhkan karena hambatan bahasa

Bukan hanya pelanggan yang membayar liburan yang membutuhkan kepastian bahwa terjemahan tersedia, namun jasa wisata juga memerlukan. Misalnya di Prancis, jasa wisata dapat menggunakan perantara di Inggris untuk membantu memasarkan paket liburan. Para pialang dan wanita di Inggris tidak perlu berbicara bahasa Prancis sehingga vendor di Prancis harus memastikan terjemahan yang akurat ke dalam bahasa Inggris disediakan dari paket liburan yang dapat diteruskan ke pelanggan.

Jasa pariwisata membutuhkan pelanggan lama dan baru

Setiap jasa wisata harus mengukur bahwa ia memiliki basis pelanggan yang pasti, dan satu-satunya cara untuk mewujudkan hal ini adalah dengan memastikan pelanggan memiliki pengalaman yang tak terlupakan dan ingin kembali menggunakan penyedia jasa yang sama. Memberikan informasi wisata yang diterjemahkan dengan baik dan layanan cadangan tersedianya juru bahasa/interpreter sangat membantu mendorong pengunjung untuk kembali.

Banyak orang Mandarin menerjemahkan dengan penerjemah mesin yang menghasilkan terjemahan yang buruk

Banyak kesalahan terjemahan yang terjadi di China karena banyak orang tidak menganggap serius terjemahan. Mereka begitu bergantung pada terjemahan mesin dan percaya bahwa mesin tersebut telah melakukan pekerjaan dengan baik. Ini terjadi misalnya pada penerjemahan tanda-tanda di China. Untuk mengatasi frekuensi kesalahan, pemerintah China telah menerbitkan panduan yang terdiri atas 10 bagian, tentang penerjemahan dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Inggris. Panduan ini dikonsentrasikan untuk memastikan tanda-tanda tersebut diterjemahkan dengan benar, sehingga mudah dimengerti dan tidak lucu/aneh. Untuk memudahkan mereka yang perlu menerjemahkan rambu-rambu, pemerintah Cina telah merilis terjemahan standar rambu jalan yang biasa dilihat sehingga dapat diterjemahkan dengan benar. Termasuk tanda-tanda seperti “diperbolehkan berjemur,” “konstruksi dalam proses” dan “batas kecepatan”.

Penerjemah ahli diperlukan dalam penerjemahan seputar tourism

Bagi perusahaan yang menawarkan kegiatan wisata, penting untuk mendapatkan terjemahan yang baik sehingga wisatawan tertarik dengan apa yang ditawarkan, menikmatinya, dan ingin kembali lain kali. Jika bisnis tourism melakukan hal yang benar, para wisatawan akan senang dengan apa yang ditawarkan dan cenderung untuk mengambil tawaran tersebut.

Salam Excellent!

22 Tips untuk Terjemah Game yang Lebih Baik

Persiapan

  • Dapatkan penulis naskah ber-bahasa Inggris yang baik

Jika kontennya perlu diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa, alangkah baiknya menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa bahan sumber karena hampir semua penerjemah pasti bisa memahami. Selalu ada risiko kesalahpahaman dalam proses ini, sehingga menggunakan Penulis Naskah ber-Bahasa Inggris yang baik dari awal dapat membantu menghindari masalah-masalah tersebut.

  • Koreksilah naskah sebelum mengirimnya untuk diterjemahkan

Naskah ber-bahasa Inggris akan menjadi sumber dari semua terjemahan, jadi sangat penting untuk mengoreksinya terlebih dahulu. Proof-reading meliputi pengecekan ejaan dan tata bahasa, pengecekan konsistensi istilah, komentar yang tepat, potensi kesalahpahaman dan lelucon/idiom yang tidak ada dalam bahasa lain.

  • Gunakanlah karakter/lokasi/benda/nama antarmuka secara konsisten

Sangat penting menggunakan istilah yang konsisten dalam dialog, teks pada layar dan buku petunjuk. Hal ini memastikan koherensi, memudahkan penerjemahan dan membantu menghindari kesalahpahaman.

  • Bahasa lelucon tertentu dan referensi tidak diterjemahkan dengan baik

Menterjemahkan referensi bahasa tertentu tidak pernah mudah, dan inilah yang biasanya terjadi pada permainan kata-kata, idiom, lelucon dan refrensi lain. Jadi hindarilah jka memungkinkan – atau ingatlah bahwa lelucon, idiom atau referensi apapun harus ada dalam bahasa target apapun.

  • Periksalah panjang kalimat Anda

Jika Anda memiliki panjang karakter maksimum untuk kalimat tertentu, beritahulah penerjemah Anda. Walaupun kalimat dalam bahasa sumber Anda tidak melebihi panjang maksimum, belum tentu halnya dengan kalimat yang diterjemahkan, karena beberapa bahasa perlu lebih banyak kata-kata utnuk menyampaikan hal yang sama. Ingatlah juga bahwa ada durasi maksimal pada kalimat dialog.

  • Formal atau Informal?

Dalam beberapa bahasa, perbedaan antara sapaan atau nada suara formal dan informal sangatlah besar. Gaya bahasa target Anda tidak selalu sejelas bahan sumber Anda, jadi beritahulah penerjemah atau lembaga penerjemahan tentang gaya yang Anda inginkan.

  • Siapa “Anda”?

Jika dalam teks bahasa Inggris merujuk pada “Anda”, maka mungkin tidak akan selalu jelas siapa yang dimaksud. Apakah pemain, karakter dalam atau sekelompok orang/karakter? Hal ini dapat berdampak signifikan terhadap penerjemahan, jadi pastikan Anda menjelaskan hal ini sesuai kebutuhan.

  • Ingatlah: Kesalahan dalam bahasa sumber akan dilipatgandakan dengan jumlah bahasa target

Kesalahan apapun dalam naskah sumber akan tercermin dalam semua bahasa dimana produk Anda dilokalkan. Jadi akan sangat lebih baik untuk memastikan bahwa bahan sumber sudah sangat bagus sebelum mengirimnya untuk diterjemahkan!

Membantu Penerjemah

  • Penerjemah mungkin belum pernah melihat game yang bersangkutan

Ingatlah bahwa penerjemah mungkin tidak pernah melihat game yang sebenarnya, jadi tambahkan informasi sebanyak mungkin tentang kalimat yang ada (dalam kolom terpisah) untuk membantu penerjemah lebih memahami kalimat berdasarkan konteks yang tepat. Apabila memungkinkan, sediakan versi beta dari game tersebut sehingga penerjemah dapat melihat kalimat dalam konteks yang tepat.

  • Sediakan petunjuk

Seperti yang telah disebutkan diatas, menyediakan versi beta dari game dapat membantu penerjemah memahami konteks yang tepat pada bahan Anda. Jika Anda tidak dapat menyediakan versi beta, sediakan gambar dan deskripsi benda/karakter jika memungkinkan. Screenshots juga dapat sangat membantu memberikan gambaran konteks pada penerjemah.

Menghemat Biaya Anda

Berikut adalah beberapa ide dari penerjemah kami untuk mengawasi biaya penerjemahan Anda:

  • Menggunakan kembali istilah dan frase

Selama proses pelokalan, penerjemah akan menyimpan database frase-frase yang telah diterjemahkan untuk memberi Anda penerjemahan yang konsisten. Jika Anda menggunakan istilah yang sama berulang kali, menggunakan kata yang sama persis kapanpun frase digunakan berarti kata tersebut hanya perlu diterjemahkan sekali – hal itu membuat biaya lebih murah. Akan tetapi, camkan bahwa variasi frase akan dibutuhkan dalam konteks peran suara supaya pendengar tidak jenuh.

  • Periksa bahasa target Anda

Beberapa bagian bahan sumber Anda mungkin hanya akan sesuai dengan target pasar tertentu. Biasanya bahan Anda diterjemahkan ke dalam semua bahasa target tanpa dikhususkan, jadi ingatlah untuk mencatat bahan apa saja yang perlu diterjemahkan ke dalam bahasa tertentu.

  • Sederhanakan konten Anda

Cara lain untuk menghemat biaya elokalan Anda adalah dengan mengurangi jumlah konten bahan sumber Anda. Periksalah jika Anda bisa meringkas penjelasan, deskipsi dan dialog, sehingga Anda dapat tetap menyampaikan pesan Anda tetapi dengan lebih sedikit kata-kata. Tapi ingatlah untuk tidak memotong konten Anda terlalu banyak, karena jika nanti akan direkam oleh aktor suara – Anda mungkin malah membuat dialognya terdengar kaku dan menjenuhkan.

  • Menggunakan kembali konten Anda

Anda mungkin dapat menggunakan kembali beberapa bagian konten Anda baik untuk  petunjuk pada layar dan untuk dialog. Telaah kembali bahan sumber Anda untuk menemukan bagian yang mungkin dilakukan.

Berikut adalah beberapa tips untuk menghemat biaya perekaman suara:

  • Minimalkan jumlah sesi perekaman sesuai kebutuhan

Biasanya ada biaya awal jika menyewa aktor suara, jadi sebisa mungkin diselesaikan dalam satu sesi akan memastikan bahwa proyek Anda tetap sesuai anggaran dan sesuai jadwal. Beberapa cara untuk mengurangi sesi perekaman tambahan yaitu dengan memastikan bahan Anda sebagus mungkin dari awal, menyediakan petunjuk yang dibutuhkan, menggunakan suara tiruan, dan mengumpulkan perubahan yang diperlukan sesedikit mungkin.

  • Menggunakan sedikit aktor suara

Aktor suara biasanya bisa melakukan beberapa suara, jadi menggunakan aktor suara yang sama untuk beberapa karakter yang berbeda adalah cara lain untuk mengurangi biaya Anda. Tentunya, perlu diingat juga bahwa memita aktor suara untuk beberapa karakter yang cukup banyak dapat mempengaruhi kualitas akhir produk, jadi disarankan untuk tidak berlebihan dalam hal ini.

Selama Pelokalan

  • Kumpulkan perubahan dalam batch yang lebih besar

Jika bahan sumber terus-menerus diperbarui saat penerjemahan berlangsung (tidak direkomendasikan, tapi tidak dapat dihindari dalam beberapa kasus), kumpulkan perubahan atau perbaruan apapun pada bahan sumber ke dalam batch yang lebih besar untuk menjaga biaya tetap murah.

  • Untuk batch penerjemahan yang terpisah: Buat daftar istilah

Jika semua teks (pada layar, petunjuk, dialog, kemasan) tidak dalam satu file penerjemahan, akan sangat baik untuk membuat daftar istilah benda/tempat/istilah yang sering digunakan. Dalam penerjemahan pertama, penerjemah mengisi daftar istilah dengan istilah-istilah yang sudah mereka terjemahkan. Daftar ini dapat digunakan sebagai referensi utnuk penerjemahan selanjutnya. Melakukan hal ini membantu memastikan konsistensi istilah dalam penerjemahan.

Tips Peran Suara

  • Menggunakan suara tiruan

Merekam suara tiruan dalam bahasa Inggris dapat membantu Anda memahami bagaimana dialog Anda akan terdengar dalam game. Anda juga dapat menggunakan suara tiruan untuk memastikan bahwa kalimat dialog menggunakan ekpresi yang tepat. Rekamlah sebelum menyewa aktor suara – suara tiruan tersebut kemudian dapat menjadi petunjuk saat aktor suara akan merekam kalimat mereka.

  • Tambahkan arahan

Beberapa bagian naskah Anda harus dibaca dengan cara tertentu – yakni, berbisik, berteriak dll. – atau suasana dan nada suara tertentu. Arahan ini mungkin tidak jelas dari salinan Anda, jadi tambahkan komentar gaya yang dibutuhkan pada kalimat agar sesuai dengan keinginan Anda.

  • Tambahkan tanda seru pada naskah Anda

Untuk menghidupkan karakter game Anda, ada baiknya untuk menambahkan pilihan tanda seru untuk setiap karakter – walaupun Anda pikir tidak akan membutuhkannya.

Merekam kalimat-kalimat tambahan ini di awal tidak menambahkan terlalu banyak biaya – tapi jika nanti Anda memutuskan untuk menambahkannya, mungkin akan lebih mahal dan menyita waktu apalagi jika harus menyewa aktor suara lagi untuk merekam kalima-kalimat tambahan tersebut.

  • Tetap dalam karakter

Untuk memastikan konsistensi pada proyek-proyek kedepannya, alangkah baiknya jika menggunakan aktor suara yang Anda gunakan pada produksi sekarang. Hal ini memastikan suara karakter terdengar sama dalam seluruh produksi Anda.

Penerjemahan dan Penyensoran

Penerjemahan dan Penyensoran

Abstrak
Proses penerjemahan selalu dipengaruhi oleh budaya, agama, politik dan ideologi keyakinan. Jadi, dalam hal penyensoran (censorship), banyak kekuatan internal dan eksternal yang dapat memengaruhi proses penerjemahan terutama ketika penerjemah memiliki ideologi yang bertentangan dengan rezim bahasa sumber (Source Language/SL) atau agama.

Jadi, meskipun “agama” dan “penerjemahan” adalah dua konsep yang agak berbeda, keduanya saling terkait erat. Dalam kasus negara barat dan agamanya, penerjemah dipengaruhi oleh kekuatan eksternal (yaitu, pemerintah yang melakukan sensor atau lembaganya) atau kekuatan internal (keyakinan pribadi). Artikel ini didasarkan pada tinjauan literatur teoretis secara ringkas, analisis merupakan kegiatan penerjemahan dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Arab.

Pengantar
Loreta Ulvydienė berkata: “jika ideologi penyensoran berbenturan dengan penerjemahan akhir, tekanan semacam itu mengarah pada penulisan ulang teks atau penghapusan secara sengaja pada bagian wacana yang tidak diinginkan. 

Apabila kekuatan internal maupun eksternal terkait ideologi penyensoran memengaruhi penerjemah sebelum proses terjemahan aktual dilakukan, maka hal tersebut akan mengakhiri koherensi antara teks sumber dan target” (Ulvydienė, 2016). Dalam hal apa pun, penyensoran dipandang sebagai ekspresi untuk mengonsolidasikan kekuatan seseorang dan memberikan dominasi terhadap budaya bahasa sumber dan ideologi (Fawcett, 2003), disebabkan budaya sumber teramat berbeda dari yang ditargetkan.

Dengan demikian, banyak budaya SL kurang muncul atau justru meluap dengan nuansa ideologi sumber ke dalam budaya bahasa target (Target Language/TL).

Dalam hal ini para penerjemah memiliki penyensoran yang disesuaikan dengan karya-karya mereka sementara para penerjemah lainnya, yang tidak setuju bahwa teks SL dan TL harus kehilangan koherensi, memilih untuk melakukan penyensoran sendiri, bagaimanapun, dengan cara sehalus mungkin (dalam hal ini penerjemah menjadi penyensor).

Dalam kasus negara barat dan agamanya, penerjemah dipengaruhi oleh kekuatan eksternal (misalnya, pemerintah Aljazair yang melakukan penyensoran atau institusinya) atau kekuatan internal (keyakinan pribadi). 

Oleh karena itu, penerjemahan dipandang sebagai satu-satunya alat untuk manipulasi. Selanjutnya, dalam kasus penyensoran oleh Aljazair, terjemahan memiliki dua tujuan, untuk melindungi pembaca TL dari pengaruh yang tidak diinginkan, dan ideologi yang berasal dari budaya SL, dan untuk mendukung dan mempromosikan ideologi kawasan negara Arab, juga bahasa dan keyakinan. 

Selain itu, Eugene Nida dan Tomas Venclova mengatakan bahwa terdapat 
berbagai aspek untuk menerobos koherensi antara teks sumber dan target, misalnya, 

“Kompetensi penerjemah yang tidak memadai atau kematangan budaya yang tidak memadai” (1979), sebagai akibatnya tidak mungkin untuk menghindari kesenjangan sepanjang proses penerjemahan. Namun, dia mengklaim bahwa kekuatan terkuat bagi merosotnya koherensi antara teks sumber dan teks target adalah karakteristik deformasi ideologis secara sadar dan terencana kepada negara-negara totaliter” (ibid., 25).

1. Definisi Penyensoran dan Penyensoran Mandiri: 
Penyensoran didefinisikan oleh Cambridge International Dictionary of English sebagai “praktik pemeriksaan buku, film, dll. dan menghapus apa pun yang dianggap ofensif, secara moral berbahaya, atau berbahaya secara politik. Ini merupakan penekanan atas hal yang tidak menyenangkan, berbahaya, sensitif, atau memuat materi yang merepotkan bagi pihak berwenang, yang ditegakkan oleh institusi terkait, diwakili dengan penyensoran oleh siapa yang diberi tanggung jawab menyensor” (definisi Wikipedia). 

Sebagai tambahan, penyensoran berarti kebalikan dari kebebasan akses ke situs-situs perjudian, film seks, kejahatan, dan Nazi, dll., dan ini berarti pengontrolan wacana, juga aktivitas orang yang “memeriksa buku, drama, pelaporan berita, film, program radio, dll. untuk tujuan menekan bagian-bagian yang dianggap tidak pantas berdasarkan moral, politik, militer, atau alasan-alasan lainnya” (Webster, 1994).

Menurut Burridge, penyensoran adalah “penekanan atau larangan atas pidato atau tulisan yang dikutuk sebagai subversif atas kebaikan bersama” (Allan dan Burridge, 2006). Di masa lalu, penyensoran digunakan untuk keuntungan bagi otoritas simbolik yang mengatur publik sebagaimana gereja, negara (McCarthy, 1995). 

Arti yang lebih luas dari istilah ini menurut Wolf adalah; sebuah penjagaan dan pengawalan tradisi, membatasi tidak hanya yang lain, tetapi juga berperan sebagai imunisasi terhadap segala jenis perubahan. Hal ini akan menstabilkan tradisi, mengatur dan memperkuat sesuatu yang pada dasarnya memiliki karakter yang sangat bervariasi (Michaela, 2002). 

Definisi-definisi ini menegaskan bahwa penyensoran adalah rezim represif yang terus mengabaikan kebebasan pers, kebebasan berekspresi, dll. di sisi sebaliknya, hari ini; kita dapat menemukan berbagai arti istilah penyensoran yang pelaksanaannya tidak bergantung pada pemaksaan penuh oleh sebuah ‘institusi’ eksternal tetapi lebih kepada keadaan ideologis, estetika atau budaya. Karenanya, begitu rumit sehingga maknanya tidak dapat dibatasi pada praktik-praktik penindasan oleh pemerintah yang otokratis.

Sementara penyensoran memiliki dua klasifikasi utama: penyensoran preventif yang menggeser tekanan agar terjadi adaptasi, dari kehidupan publik ke batin individu, sehingga membantu individu untuk menginternalisasikan penyensoran –jenis ini juga termasuk dalam penyensoran diri-; dan penyensoran eksplisit, yang mengandaikan tingkat kesadaran dan intensionalitas tertentu yang tidak dapat dikurangi (Assmann, 1987). 

Penyensoran mandiri “adalah sebagai perjuangan etis individu antara diri dan penerjemah konteks, yang cenderung menyensor diri mereka sendiri –baik secara sukarela atau tidak sengaja- untuk menghasilkan penulisan ulang yang ‘dapat diterima’ baik dari sudut pandang sosial maupun pribadi” (Santaemilia, 2008). 

Sebagaimana yang dijelaskan dalam edisi online kamus Cambridge, “penyensoran mandiri adalah kendali atas apa yang Anda katakan atau lakukan untuk menghindari gangguan atau menyinggung orang lain, tetapi tanpa diinformasikan secara resmi bahwa kontrol seperti itu perlu”.

Dalam proses penerjemahan, penyensoran mandiri dapat mencakup semua bentuk penghapusan, distorsi, penurunan peringkat, pengaturan yang keliru, ketidaksetiaan, dan sebagainya. Selain itu keputusan sensor diri akan dihasilkan dari pemahaman tersirat dan identifikasi lengkap dengan pandangan penyensoran resmi tentang apa yang dapat dianggap tidak menyenangkan, berbahaya, sensitif, atau tidak nyaman bagi masyarakat tertentu di mana penyensoran itu seharusnya dapat memberikan perlindungan. 

2. Alasan penyensoran: 
Di dunia Arab, penyensoran telah dikenakan pada semua media komunikasi: buku, koran, radio, TV, bioskop, dll., karena tiga alasan:

Pertama, politik: Pemerintah tertentu untuk dapat memerintah warga negara mereka dengan mudah, mereka tidak membiarkan mereka mengetahui tentang budaya lain (juga cara mereka berpikir). 

Kedua, agama: Di dunia Arab beberapa adegan dari pertunjukan film Amerika, di mana terdapat adegan orang yang minum wiski harus dilarang, karena alkohol dilarang dalam agama mereka. 

Namun, dalam beberapa kartun, adegan serupa diterjemahkan sebagai jus.

Ketiga, penyensoran mandiri: Terkadang penerjemah yang memutuskan untuk memodifikasi elemen tertentu karena dia merasa bahwa beberapa hal tidak sesuai untuk publik di tempat mereka tinggal. Penerjemah cenderung berpikir bahwa mereka harus dilindungi, dan mereka percaya bahwa mereka dapat menentukan apa yang benar atau apa yang salah dalam pesan tersebut, terlepas dari apa semangat dan sikap aslinya.

3. Studi Kasus: 

Kasus I: Penyensoran Mandiri dalam Menerjemahkan Karya Sastra Remaja Sebagai Studi Kasus: Harry Potter
Kasus-kasus ini akan menggambarkan manipulasi dalam teks terjemahan untuk alasan agama dan budaya. Penerjemah memutuskan untuk memodifikasi elemen tertentu dalam seri Harry Potter yang populer karena dia merasa hal tersebut tidak pantas; misalnya, babi dan daging babi di dunia Arab dan Islam dilarang dan penggunaan kata “babi” sebagai metafora untuk kenajisan.

Dalam hal ini, penerjemah cenderung mengubah kata-kata ini menurut budaya Arab Islam: Kata babi diterjemahkan sebagai / harūf / (domba dalam bahasa Indonesia), bahkan jika apa yang dilihat dalam kartun adalah adalah anak babi. 

Jelas, ini karena alasan agama dalam tradisi Islam, “babi” dipandang sebagai hewan yang kotor, haram, dan terlarang.

Di sisi lain, ada juga kata sumpah, yang mana suatu budaya menganggap babi atau babi hutan bukan hanya dapat diterima, tetapi bahkan suci. 

Serial Harry Potter penuh dengan hal-hal berbau kekuatan sihir/magic. Sebagai hasilnya terjemahannya menunjukkan tingkat penerimaan yang berbeda dalam hal kebebasan penerjemahan di seluruh dunia Arab, misalnya, terjemahan “karpet sihir” sebagai / bisātun tāirun / (karpet terbang dalam bahasa Indonesia) (Athamneh, 1999). 

Nama Whomping Willow”, yang menunjukkan kemampuan pohon untuk menyerang orang dengan keras menggunakan cabangnya yang kuat, terjemahan bahasa Arab-nya adalah / aš-šajaratu al-‘imlāqatu / (pohon raksasa). 

Dalam contoh ini, manipulasi jelas digunakan dalam penerjemahan Harry Potter.  Manipulasi ini dilakukan oleh penerjemah untuk melindungi pemirsanya dari budaya asing  juga memuat keyakinan, dan karena dia merasa bahwa mereka tidak pantas bagi publik mereka. 

Kasus II: Penyensoran Mandiri dalam Hal-Hal yang Tidak Pantas 
Dalam kasus penerjemahan media, penyensoran terkadang dilakukan pada saat dubbing dan pemberian subtitle dengan cara menutupi atau melakukan penghapusan dan penggantian kalimat erotis, vulgar, atau kiasan dan referensi yang dirasa membuat tidak nyaman.

Penerjemah menjadi penyensor mandiri dengan bersikap mawas terhadap konotasi seksual, permainan kata-kata, elemen-elemen tabu, dll., dan dia harus memodifikasinya untuk “melindungi pemirsa.”

Sebenarnya, ada berbagai macam kegiatan penyensoran, dari menghapus adegan hingga mengubah bahasa menjadi yang non-vulgar, untuk menghilangkan referensi atau secara langsung mengubah keseluruhan plot. 

Misalnya, dalam satu episode Friends, Rachel dan Monica berusaha untuk mendapatkan kembali apartemen mereka, akibat kalah bermain game dari Joey dan Chandler.

Pada saat akhirnya mereka putus asa, Monica mengatakan kepada para anak laki-laki bahwa dia dan Rachel akan mencium mereka selama satu menit untuk mendapatkan kembali apartemen itu. Anak-anak laki-laki setuju.

Kisah sedemikian dalam banyak budaya dan keyakinan khususnya di dunia Timur akan dilakukan penyensoran.


KESIMPULAN 
Masih banyak aspek penyensoran dan penyensoran mandiri yang harus dianalisis lebih lanjut, dan banyak lagi alasan mengapa penerjemah, penulis, dan penerbit rela membungkam diri mereka sendiri. 

Lebih dari itu, penghilangan dan modifikasi adalah tugas penerjemah dalam kasus ini. 

Meskipun demikian, dalam contoh lain, penghilangan adalah bagian kesalahan, yang bisa disebabkan oleh: a) kurang memadai-nya pengetahuan penerjemah; b) fakta bahwa penerjemah terkadang meremehkan pemirsa/pembaca.

Demikianlah, penerjemah harus menyadari fakta bahwa penyensoran yang mereka buat sendiri sebenarnya merampok pembaca/pemirsa dalam hal kesempatan mereka untuk memahami dan bahkan belajar tentang budaya lain, gaya hidup, dan juga realitas lain.

Sebagaimana yang dikatakan Baker bahwa dalam era globalisasi ini, para penerjemah seharusnya mampu melihat lebih jauh agar dapat memberikan penerangan bagi realitas hibrida, di mana intervensi penerjemah dapat berfungsi secara efisien.

SourceGuessabi Fatiha – Translation and Censorship (2019)

Bahasa Arab Sebagai Bahasa Resmi PBB

“Bahasa Arab bersanding dengan 5 bahasa resmi PBB lainnya (Bahasa Inggris, Tionghoa, Perancis, Rusia, dan Spanyol). Pada saat pertemuan resmi PBB dilangsungkan, perwakilan negara-negara yang terlibat berkumpul dalam satu ruangan besar dan mereka menyampaikan beragam gagasan menggunakan 6 bahasa resmi tersebut.”

Assalaamualaikum!

Mitra Excellent, Anda tentu sering mendengar salam dalam Bahasa Arab tersebut, bukan? Ya, ungkapan salam tersebut merupakan bagian dari salah satu sapaan berbahasa Arab bermakna doa, yaitu agar orang yang mendapat sapaan tersebut memperoleh limpahan keselamatan, rahmat, dan berkah dari-Nya. Sangat menarik, bukan? Dalam lingkungan sehari-hari, bahasa Arab kerap terdengar di negara-negara yang penduduknya mayoritas menganut agama Islam seperti di Indonesia.

Tidak hanya itu, negara-negara yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi juga berjumlah tidak sedikit. Jumlah yang tercatat di The World Factbook pada situs CIA, ada 27 negara yang tersebar di Timur Tengah serta Afrika Utara, menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi kenegaraan.

Dari 27 negara tersebut, 18 negara menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi (bahasa nasional), 4 negara menggunakannya sebagai bahasa resmi utama (berdampingan dengan bahasa resmi lain tetapi sama-sama menjadi bahasa nasional), dan 5 negara menggunakannya sebagai bahasa kedua setelah bahasa nasional.
Anda dapat melihat rincian negara-negara tersebut melalui daftar berikut:

Jumlah penutur bahasa Arab yang begitu banyak ini membuat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan untuk menjadikan bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi PBB pada 18 Desember 1973. Bahasa Arab bersanding dengan 5 bahasa resmi PBB lainnya (Bahasa Inggris, Tionghoa, Perancis, Rusia, dan Spanyol).

Pada saat pertemuan resmi PBB dilangsungkan, perwakilan negara-negara yang terlibat berkumpul dalam satu ruangan besar dan mereka menyampaikan beragam gagasan menggunakan 6 bahasa resmi tersebut. Contohnya saat delegasi dari Uni Emirat Arab menyampaikan gagasan maka mereka menggunakan bahasa Arab, begitupun delegasi dari Tiongkok maka mereka menggunakan bahasa Tionghoa saat berbicara di depan publik. Sementara delegasi dari Indonesia akan menyampaikan gagasan menggunakan bahasa Inggris karena bahasa Indonesia bukan termasuk dalam bahasa resmi PBB.

Penetapan bahasa Arab sebagai bahasa resmi PBB pada tanggal 18 Desember menginspirasi Maroko dan Arab Saudi untuk mengusulkan ke UNESCO agar tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Bahasa Arab Sedunia (World Arabic Language Day) pada tahun 2010. Tujuan dari peringatan ini adalah sebagai bentuk promosi multilingualism dan keragaman budaya.

Tidak hanya itu, tujuan lain dipilihnya tanggal 18 Desember sebagai Hari Bahasa Arab Sedunia adalah untuk menumbuhkan kesadaran para anggota PBB pada sejarah, kebudayaan, dan perkembangan dari masing-masing ke-6 bahasa resmi PBB.
Benar saja, semenjak ditetapkannya bahasa Arab sebagai bahasa resmi PBB, orang-orang yang ingin belajar bahasa Arab semakin bertambah setiap tahunnya. Sementara bagi pembelajar bahasa dan sastra Arab, peresmian tanggal 18 Desember seolah menjadi angin segar untuk memperluas jangkauan dalam berkarya maupun tenggelam dalam beragam ilmu baru.

Banyak masyarakat muda kita yang berlomba-lomba mempelajari kebudayaan Arab beserta bahasa dan budayanya karena citra Arab Saudi sendiri yang begitu baik di mata masyarakat Indonesia. Jurusan bahasa Arab selalu laris karena para pembelajar yakin akan potensi besar diterimanya mereka saat terjun di masyarakat luas sebagai seorang penerjemah yang andal. Jam terbang semakin tinggi di kala hasil penerjemahan mereka bagus dan tak jarang juga mereka mampu bekerja atau menuntut ilmu ke negeri Timur Tengah berkat penguasaan bahasa Arab.

Yang menjadi pertanyaan, apakah kondisi serupa juga dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di negara dengan bahasa nasional / resmi Bahasa Arab? Mengingat bahasa Arab merupakan bahasa resmi PBB, pasti dalam benak kita, masyarakat di sana enggan menguasai bahasa asing lainnya.

Sayangnya, pendapat kita tidak sepenuhnya tepat. Di beberapa negara yang memiliki bahasa ibu Bahasa Arab, mengaku kesulitan menghadapi era globalisasi di mana bahasa asing seperti Bahasa Inggris dengan mudahnya masuk ke negara mereka. Para orang tua mengaku harus ekstra mendisiplinkan anak-anaknya karena mereka mulai merasakan ketertarikan besar terhadap bahasa Inggris.

Seperti yang pernah diliput oleh situs thenational.ae, para remaja lebih tertarik mempelajari bahasa Inggris ketimbang bahasa Arab. Mereka juga mencampur bahasa Arab dengan bahasa Inggris menjadi semacam ‘bahasa baru’ yang disebut Arabish atau Arabizi oleh para kawula muda. Bagi remaja Arab, Bahasa Inggris memudahkan mereka berinteraksi dengan dunia luar.
Permasalahan seperti ini, rupanya tak hanya dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Arab Saudi saja. Di Yordania pun masalah serupa hampir dirasakan oleh para orang tua. Mereka mulai mengkhawatirkan anak-anaknya yang masih kecil karena belum banyaknya tontonan menghibur berbahasa Arab.

Akan tetapi seiring berkembangnya zaman dan kemudahan akses informasi beserta teknologi, ada sepasang suami-istri yang kreatif membuat project tentang film kartun untuk balita berbahasa Arab. Film kartun seri tersebut sarat akan hiburan dan pendidikan untuk anak-anak sehingga rasa ketertarikan mereka terhadap bahasa ibu akan tetap ada dan terus berkembang.

Bermacam-macam cerita yang baru saja diulas, membuka pikiran kita bahwa pengakuan PBB mengenai bahasa Arab sebagai bahasa resmi tidak cukup membuat masyarakat di sana berbangga hati. Peranan pemerintah sembari menyadarkan bahwa bahasa Arab berperan penting untuk menyampaikan gagasan-gagasan penting di muka dunia kepada anak-anak muda menjadi ‘pekerjaan rumah’ tersendiri. Begitu banyak hal yang terjadi di Timur Tengah di mana dunia harus tahu dan di situlah orang-orang bisa menyampaikan aspirasi mereka ke meja PBB tanpa perlu menerjemahkan ke bahasa lain.

Penerapan Hari Bahasa Arab Sedunia oleh UNESCO, organisasi naungan PBB, sebenarnya menyadarkan berbagai pihak di dunia bahwa banyak kosa kata dari bahasa Arab ternyata telah melebur ke bahasa asing lain seperti bahasa Inggris. Coba simak contoh berikut:

Contoh tersebut masih sebagian kecil kosa kata bahasa Inggris yang diambil dari bahasa Arab. Meluasnya bahasa Arab yang telah diterima oleh masyarakat di berbagai belahan dunia semakin membuktikan bahwa memang bahasa Arab merupakan bahasa internasional berkelas.
Salam Excellent! ^^[:]

Penerjemah Telah Membantu Kita Terhubung dengan Dunia

Mitra Excellent, beberapa waktu lalu para penerjemah merayakan Hari Penerjemah Internasional (International Translation Day) yang jatuh pada tanggal 30 September tiap tahunnya.

Tentu saja hari tersebut seolah menjadi penghargaan tersendiri bagi para penerjemah yang tersebar di seluruh dunia, termasuk mungkin juga Anda yang berkecimpung dalam dunia terjemahan.

Jika menilik ke belakang, hari spesial tersebut dipromosikan pertama kali oleh Federasi Penerjemah Internasional (Fédération Internationale des Traducteurs) pada tahun 1953 yang bertepatan dengan perayaan St. Jerome, seorang penerjemah Alkitab.

Setelah dipromosikan terus-menerus, pada tahun 1991, FIT akhirnya menggagas ide untuk meresmikan 30 September sebagai Hari Penerjemah Internasional dengan tujuan untuk meningkatkan rasa solidaritas dalam komunitas penerjemah di penjuru dunia sekaligus mempromosikan profesi penerjemahan.

– – – – – – –

Profesionalitas Penerjemah

Mitra Excellent, penerjemah memang bisa disebut sebagai sebuah profesi yang mulai dibutuhkan secara luas disebabkan profesionalitasnya.

Bayangkan saja, para penerjemah harus menguasai minimal 2 bahasa yang digunakan untuk menerima sebuah informasi dari satu bahasa, lalu mengonversinya ke bahasa lain dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Lingkup kerjanya pun tersebar untuk berbagai bidang; akademik, personal, kesehatan, perusahaan jasa, produksi, permesinan & alat berat, hukum, kantor ekspor-impor, hingga pemerintahan.

Ya, hampir setiap bidang yang melibatkan bahasa asing, penerjemah ada di baliknya.

Mari kita ambil contoh informasi yang sehari-hari kita terima dari media massa baik melalui koran, radio, dan televisi.

Apakah berita mancanegera yang Anda dengar atau saksikan semua sudah tersaji dalam Bahasa Indonesia? Apakah Anda memahaminya dengan sangat baik mengenai isi berita mancanegara yang telah disampaikan itu?

Jika iya, selamat, itu artinya Anda mengakui bahwa kinerja sang penerjemah begitu baik sehingga informasi mancanegara dapat terserap sempurna.

Bayangkan saja jika berita mancanegara tersebut belum diterjemahkan dan langsung disiarkan, tentu  lebih sulit bagi kebanyakan orang untuk bisa memahaminya.

– – – – – – –

Saat Berkunjung ke Toko Buku

Mitra Excellent, contoh lain tentang peranan penting penerjemah dalam menghubungkan kita dengan dunia luar, adalah saat kita berkunjung ke toko buku.

Ketika kita pergi mengunjungi sebuah toko buku, cobalah untuk menanyakan kepada petugas di sana mengenai jumlah bacaan terjemahan yang dijual di toko tersebut.

Kami dapat yakinkan Anda bahwa bacaan terjemahan yang dijual berjumlah puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan tergantung dari besar-kecil toko buku yang Anda kunjungi.

Bacaan yang Anda lihat berjajar rapi di rak-rak tersebut bisa berupa buku-buku pengetahuan, buku-buku kesehatan, biografi, teknologi, fiksi, dan sebagainya.

Seseorang bisa menjadi termotivasi berkat membaca biografi seorang tokoh besar dari negara lain, ada juga seorang anak bisa mengerti budaya makan dengan sumpit berasal dari Jepang berkat komik terjemahan yang ia baca, ada pula seorang ibu yang menguasai resep masakan asing berkat buku resep koki terkenal dari Perancis yang sudah diterjemahkan.

Mitra Excellent, dengan demikian Anda tentu setuju, berkat kehadiran penerjemahlah, disadari maupun tidak, setiap orang bisa terhubung dengan dunia luar.

– – – – – – –

Translator & Interpreter

Selain penerjemah tulisan, ada juga profesi juru bahasa / interpreter.

Profesi interpreter juga memiliki peranan yang tak kalah pentingnya dengan seorang penerjemah tulis, karena tugas mereka menyampaikan secara langsung informasi yang disampaikan pembicara lalu mengalihbahasakan ke pendengar lain.

Kehadiran interpreter ini banyak ditemukan dalam sebuah kongres atau konferensi yang melibatkan kehadiran anggota dari berbagai belahan dunia.

Komunikasi lintas bahasa resmi secara tatap muka antar negara tentu teramat penting, dan interpreter adalah kalangan profesional yang menjembatani aktivitas ini.

Begitu pula dalam negosiasi perjanjian / kesepakatan bisnis di ranah internasional, maka mau tidak mau, suatu perusahaan harus menghadirkan interpreter yang handal.

Seorang interpreter harus bekerja cepat saat menyampaikan informasi, sekaligus juga harus meminimalkan kesalahan penerjemahan karena bisa saja berakibat fatal apabila salah dimengerti.

Selain itu, seorang interpreter bisa juga Anda temui di sebuah pengadilan karena tak semua tersangka kejahatan berasal dari negara kita sendiri tetapi juga orang asing yang mungkin tertangkap di Indonesia sehingga dibutuhkan penerjemah agar komunikasi di persidangan dapat berjalan baik.

– – – – – – –

Demikianlah Mitra Excellent, sekilas hal-hal yang mungkin tanpa kita sadari, kita bertumpu pada jasa para penerjemah dalam hal-hal yang kita peroleh saat ini.

Berkat mereka, kita menjadi lebih tahu mengenai pemerintahan, budaya, dan informasi penting lainnya dari negara lain.

Mitra Excellent, jika ada cerita menarik seputar dunia penerjemahan yang ingin Anda bagikan, Anda bisa Share di sini.