Bahasa Jepang : Berkenalan dengan Sejarah dan Hurufnya

Bahasa Jepang merupakan bahasa resmi di negara Jepang dengan jumlah penutur kurang lebih 127 juta jiwa. Puluhan tahun yang lalu, Jepang pernah menaklukan negara Korea dan Republik Tiongkok sehingga beberapa penduduknya pernah bisa menguasai Bahasa Jepang. Tak hanya itu, para emigran Jepang yang melakukan emigrasi ke Brasil serta Amerika Serikat seperti di California dan Hawaii juga menggunakan Bahasa Jepang di sana.

Belajar Sejarah Bahasa Jepang


Akan tetapi, penguasaan bahasa nasional itu ternyata tidak ikut menurun ke generasi kedua atau yang disebut juga Nisei (二世), sehingga keturunan tersebut sama sekali tidak fasih berbicara menggunakan Bahasa Jepang. Jadi, yang tersisa hanyalah wajah mereka seperti orang Jepang namun mereka tidak menguasai bahasa nenek moyangnya.

Di Negeri Sakura sendiri, Bahasa Jepang sebenarnya dibagi menjadi dua bentuk dan mungkin tidak banyak pembelajar yang mengetahuinya. Kedua bentuk tersebut adalah Hyoujungo (標準語) dan Kyoutsuugo (共通語) dengan perbedaan sebagai berikut:

  • Hyoujungo adalah bahasa resmi, bahasa baku, atau pertuturan standar dan cenderung diajarkan serta digunakan di sekolah, televisi, maupun dalam sebuah perhubungan resmi.
  • Kyoutsuugo adalah bahasa umum yang cenderung jarang digunakan dalam acara resmi.

Pembagian bahasa menjadi standar dan umum ternyata tidak hanya dianut oleh Jepang, melainkan juga negara lain seperti Korea, Tiongkok, Taiwan, Inggris, Perancis, Italia, Norwegia, dan sebagainya.

Saat belajar Bahasa Jepang rasanya juga kurang afdal jika tidak sekalian mempelajari juga tentang huruf Jepang. Berbeda dengan negara kita yang menggunakan alfabet, Jepang memiliki aksara sendiri dengan bentuk yang jauh sekali dari huruf latin. Nah, jika ingin berbicara mengenai sejarah tulisan Jepang, maka kita harus kembali ke abad ke-5 Masehi di mana Tingkok memperkenalkan aksara Kanji pada warga Jepang.

Tulisan Bahasa Jepang yang pertama kali ditulis dalam aksara Kanji disebut kanbun atau yang memiliki arti “tulisan Tiongkok”. Namun, seiring berjalannya waktu, orang Jepang merasakan ketidaknyamanan menulis tata bahasa Jepang ke dalam aksara Kanji Tiongkok karena dasar yang kedua negara pakai berbeda. Akhirnya tak berapa lama keluarlah keputusan bahwa mereka tetap menggunakan aksara Kanji Tiongkok tapi susunan tata bahasa yang digunakan bersumber dari penuturan Bahasa Jepang.

Sayangnya, ternyata tidak semua orang bisa belajar dan menguasai aksara Kanji dari Tiongkok. Kaum wanita pada masa itu tidak diizinkan mempelajari aksara Kanji, sehingga muncullah ide menciptakan aksara baru di kalangan wanita. Aksara ini disebut Hiragana. Kaum wanita menggunakannya terus menerus hingga sampai pada puncaknya di saat sebuah novel pertama buatan seorang wanita, Murasaki Shikibu, berjudul Hikayat Genji menjadi tenar di zaman Heian (795-1192). Dari situlah, akhirnya aksara Hiragana diterima penggunaannya sebagai tulisan asli Jepang.

Beberapa waktu kemudian, muncul juga huruf Jepang baru yaitu aksara Katakana. Meski tujuan awalnya huruf ini diciptakan untuk membantu melafalkan kitab suci Buddha berbahasa Tiongkok, tapi seiring berjalannya waktu huruf Katakana cenderung digunakan untuk menuliskan kata serapan. Nah, agar mudah dipahami, berikut ringkasannya:

  • Aksara Kanji: Meski berawal dari Tiongkok, aksara Kanji Jepang telah memiliki perbedaan gaya coretan dan juga pelafalan.
  • Aksara Hiragana: Berawal dari Aksara Kanji lalu mengalami perubahan sehingga menjadi lebih sesuai dengan penulisan tata bahasa Jepang. Hiragana juga digunakan untuk menulis nama kata-kata asli Jepang, seperti saya (watashi =わたし), Jepang (Nihon= にほん), Takeshi (たけし), dll.
  • Aksara Katakana: Berawal dari Aksara Kanji lalu dikembangkan oleh rohaniawan Buddha dengan tujuan melafalkan kitab suci Buddha yang bertuliskan Kanji Tiongkok. Sekarang Katakana digunakan untuk menulis kata serapan, seperti pisang (banana = バナナ), laptop (pasokon = パソコン), Amir (Amiru = アミル), dll.

Itulah dasar dari Bahasa Jepang yang harus Anda ketahui sebelum mulai belajar Bahasa Jepang. Agar mudah menghafal huruf Jepang seperti Hiragana, Katakana, dan Kanji diperlukan latihan rutin baik menghafalkan melalui membaca ataupun dengan sering berlatih menulis. Selamat belajar!

7 Tips Mempelajari Bahasa Baru: Rahasia Para Translator TED

Sebagian besar orang mengatakan bahwa anak kecil adalah pembelajar Bahasa yang terbaik. Namun itu bukan berarti orang dewasa boleh menyerah untuk belajar bahasa.

7 Tips Mempelajari Bahasa Baru


Beberapa polyglot (orang yang piawai beberapa Bahasa) di TED (komunitas global para professional) membagikan rahasia mereka untuk menguasai bahasa asing. Strategi terbaik mereka tersaring dalam 7 prinsip dasar berikut:

1. Realistis:

Tetapkanlah sasaran yang dapat dicapai untuk memulai, sehingga Anda tidak merasa terlalu kewalahan. Penerjemah bahasa Jerman, Judith Matz menyarankan: Pilih 50 kata dari suatu bahasa yang ingin dipelajari dan mulailah menggunakannya kepada orang-orang, kemudian scara perlahan, mulailah mempelajari grammar.

2. Jadikan pembelajaran bahasa sebagai perubah gaya hidup:

Elisabeth Buffard, di tahun ke 27-nya mengajarkan bahasa Inggris, selalu melihat konsistensi atas apa yang membedakan murid-murid yang sukses belajar bahasa dibanding yang lainnya. Temukanlah kebiasaan berbahasa yang dapat diiringi meski saat lelah, sakit, atau bahkan saat situasi sulit lainnya.

3. Bermain rumah-rumahan dengan berbagai Bahasa:

Semakin banyak Anda memasukkan bahasa asing dalam komunikasi harian Anda, otak Anda akan semakin menganggapnya sebagai sesuatu yang berguna dan bernilai untuk diperhatikan. Gunakan setiap kesempatan untuk ter-ekspose terhadap bahasa baru, kata Olga Dmitrochenkova, seorang translator bahasa Rusia. Berikan label pada tiap objek di rumah Anda dengan bahasa baru yang hendak Anda pelajari, selain itu, bacalah buku anak-anak dalam bahasa tersebut.

4. Perkenankan teknologi membantu Anda:

Dmitrochenkova memberikan ide menarik: Hal-hal seperti melakukan setting bahasa asing di telepon genggam/smartphone Anda dapat membantu mempelajari kata-kata baru. Sama halnya dengan mencoba merubah bahasa di browser internet Anda. Atau Anda juga dapat mencari peluang belajar dengan lebih terstruktur secara online. Seorang translator bahasa Belanda, Els De Keyser menyarankan Duolingo dikarenakan pendekatan mirip dunia game untuk gramatika, dan Anki untuk mengingat kosakata dengan menggunakan kartu-kartu.

5. Tanamkan bahwa pembelajaran bahasa adalah pintu gerbang menuju pengalaman baru:

Bagi seorang translator bahasa Spanyol, Sebastin Betti, mempelajari sebuah bahasa adalah tentang memfokuskan diri pada pengalaman yang memungkinkan bahasa-bahasa tersebut nampak, semisal seperti berkunjung ke taman yang ada di dekat kawasan tinggal warga negara asing, ikut serta di pertunjukan internasional, dan lain sebagainya.

6. Miliki teman-teman baru:

Berinteraksi dengan bahasa asing yang hendak dipelajari adalah kuncinya. Dengan ini, akan melatih Anda mengekspresikan pikiran Anda secara intuitif. Temukan partner penutur bahasa asli di sekeliling Anda, baik yang lokasinya dekat maupun yang menjadi teman Anda secara online.

7. Tak dihantui rasa takut salah:

Salah satu hal yang menjadi kendala umum bagi seseorang untuk mampu berkomunikasi dengan bahasa Asing adalah takut salah. Memang benar, apabila konteks komunikasi yang sedang berlangsung adalah komunikasi resmi, seperti saat menjalin perjanjian bisnis, atau sidang perkara di pengadilan, Anda tak boleh melakukan kesalahan. Namun, banyak ruang komunikasi saat ini yang dapat memberikan pemakluman atas kesalahan-kesalahan bahasa yang Anda lakukan. Cobalah berbicara dengan orang yang lebih muda dari Anda, atau bahkan anak kecil.

Demikianlah Mitra Excellent, bahasa-bahasa yang ada di dunia ini kesemuanya adalah bahasa manusia. Sebagai sesama, tentu bukan tidak mungkin kita mempelajari bahasa-bahasa itu.

Salam Excellent!

Source: TED Blog

CAT Tools adalah Partner: Sebuah Perkenalan dan Hasil Survey

CAT Tools adalah partner bagi orang-orang yang berkecimpung di dunia alih bahasa. Ya, para translator profesional belakangan ini, biasanya berusaha atau bahkan sudah memiliki hubungan baik dengan “alat bantu” yang satu ini.

CAT Tools adalah Partner: Sebuah Perkenalan dan Hasil Survey

CAT Tools adalah penerjemahan berbantu komputer (Computer Aided Translation), yang berbeda dengan aplikasi/situs terjemahan online seperti Google Translate, Transtool, dan sebagainya. CAT Tools adalah alat bantu, dan bukan perangkat langsung dalam penerjemahan. Software yang sangat canggih ini rata-rata perlu investasi yang cukup tinggi (Trados, sekitar 800$; Wordfast, €200). (Lihat: Makhluk Bernama CAT Tools)

Mitra Excellent, mayoritas pengguna CAT Tools menggunakan software ini untuk menangani teks terjemahan yang sifatnya berulang, dan memang untuk keperluan inilah mulanya CAT Tools dikembangkan.

Sekalipun demikian, CAT Tools terkini memiliki begitu banyak fitur-fitur bermanfaat yang layak dipertimbangkan untuk digunakan pula pada teks terjemahan yang sifatnya non-repetitive/tak berulang.

Inilah beberapa hal yang dapat Anda pertimbangkan, mengapa CAT Tools dapat digunakan dalam beragam teks, bahkan teks-teks kreatif:

1. Terminologi

Adalah hal yang menguntungkan saat klien menyajikan daftar terminologi dalam suatu proyek, namun tentu membutuhkan waktu untuk memperhatikan secara berulang antara daftar terminologi dan lembar terjemahan.

Apabila Anda melakukan “import” kumpulan terminologi tersebut ke dalam CAT Tool, Anda akan mendapat notifikasi otomatis apabila ada term/istilah yang disajikan di dalam daftar, sehingga Anda akan dengan mudah melakukan “insert” atau memasukkannya ke dalam lembar terjemahan. Anda juga dapat dengan mudah meng-edit daftar terminologi tersebut atau bahkan menambah kumpulan term baru di dalam daftar.

2. Konsistensi

Termasuk atas teks-teks yang sifatnya tak berulang/non-repetitive, konsistensi sangatlah penting. Fitur “Concordance” sebagai indeks/daftar kata alfabetis di dalam CAT Tool membuat Anda dapat mencari kata-kata atau frasa, sehingga Anda dapat melihat bagaimana kata-kata atau frasa tersebut diterjemahkan sebelumnya. Fitur ini juga sangat bermanfaat saat Anda belum memiliki daftar terminologi untuk dimasukkan.

3. Quality Control

CAT Tools adalah alat bantu yang kini banyak menawarkan pilihan-pilihan kontrol kualitas. Anda dapat memilih bantuan untuk melakukan cek terjemahan, semisal pembenahan tanda baca, konversi angka-angka, label, dan terminologi yang konsisten.

Apabila Anda memiliki kecenderungan keliru saat menuliskan urutan angka (misalkan kekeliruan saat menulis tahun 1347, padahal yang dimaksud 1437), sangat baik bagi Anda untuk mengetahui bahwa ini tidak perlu lagi menjadi kekhawatiran, karena CAT Tool yang Anda gunakan akan memperingatkan saat Anda melakukan kekeliruan.

4. Penelaahan Referensi

Apakah Anda pernah mendapat proyek penerjemahan yang disertakan atasnya referensi dalam beragam bahasa lainnya? Jika pernah, bukankah memahami referensi itu juga mengambil waktu yang cukup lama, sebagaimana menerjemahkan teks yang dimaksudkan oleh klien?

CAT Tools adalah alat bantu yang menawarkan pilihan-pilihan penjajaran/penyesuaian serta beragam cara untuk memasukkan data-data referensi yang akan membantu Anda secara efisien menemukan informasi yang dibutuhkan dari referensi-referensi tersebut, sembari Anda melakukan terjemahan.

5. Formatting

Klien sangat senang saat Anda selaku mitra mereka, mampu menyajikan dokumen Word yang ter-format/tersusun dengan baik dan rapi. Saat menggunakan CAT Tool, Anda tidak perlu risau dengan hal ini: Anda dapat fokus kepada teks saat bekerja dengan CAT Tool, dan ketika Anda telah tuntas, Anda dapat meng-export hasil terjemahan dalam format yang sama persis dengan dokumen sumber.

Fitur ini sangat bermanfaat saat Anda menangani dokumen berbentuk PowerPoint dengan banyak komponen diagram dan kotak teks (text box): daripada meng-edit setiap satu kotak teks secara terpisah untuk memasukkan hasil terjemahan, akan lebih mudah saat Anda hanya perlu melakukan cek ulang dengan menyesuaikan ukuran teks dan lokasi kotak teks tersebut setelah Anda meng-export hasil terjemahan dari CAT Tools.

6. Back-up

Back-up file terjemahan yang Anda lakukan adalah hal yang penting, dan karena tiap segmen telah tersimpan setelah penerjemahan dilakukan, Anda tidak akan kehilangan lebih dari satu kalimat dari lembar terjemahan saat komputer Anda mengalami crash/gangguan.

Mungkin pernah Anda melakukan terjemahan hanya sepanjang 1 atau 1,5 halaman, dan Anda merasa tidak perlu membuat back-up dari file lembar terjemahan Anda untuk mengejar kecepatan/capaian hasil. Namun saat hal yang tidak diinginkan terjadi, tentu Anda akan terbantu dengan fitur ini, sekalipun proyek Anda hanya sekadar 1 atau bahkan 0,5 halaman.

7. Planning

CAT Tools adalah alat bantu yang akan mengidentifikasi berapa banyak progres pengerjaan dokumen yang telah dilakukan. Beberapa akan menampilkan persentase dari penerjemahan maupun proofreading yang telah dituntaskan, sehingga perkiraan secara tepat dan analisis dapat dilakukan kapanpun. Tentu, ini teramat berguna untuk manajemen proyek-proyek besar.

8. Updates

Berapa kali klien Anda mengirimkan versi baru/revisi suatu dokumen sumber, terutama saat Anda baru saja menyelesaikan versi awal dokumen sumber untuk diterjemahkan (tanpa menggunakan fitur Track Changes)?

Apabila Anda telah menerjemahkan di dalam alat bantu CAT Tool, Anda cukup meng-import/memasukkan ulang teks/dokumen versi baru, dan CAT Tool akan menandai perbedaan antara teks awal dan teks baru. Apabila dibutuhkan, Anda juga dapat menginstruksikan CAT Tool untuk menelusuri semua perubahan teks.

Demikian Mitra Excellent, beberapa keuntungan yang dapat Anda peroleh saat menggunakan CAT Tools. Teks terjemahan yang berupa teks-teks kreatif, yang minim pengulangan, juga akan terbantu pengerjaannya dengan CAT Tools.

Sebagai penegasan dan pengingat, CAT Tools adalah alat bantu, dan bukan alat penerjemahan langsung. CAT Tools adalah partner bagi para penerjemah, yang dengannya efisiensi kerja, kualitas hasil, dan produksi kerja penerjemah dapat meningkat.

Hasil Survey Penggunaan CAT Tools

Berikut adalah hasil survey penggunaan CAT Tools yang dihimpun dari para penerjemah full-time profesional di dunia yang dipublikasikan pada tahun 2013. Responden mayoritas telah berkecimpung dalam dunia penerjemahan minimal selama 5 tahun, dan lebih dari 30% dari mereka telah menggeluti penerjemahan selama 10 tahun lebih.

Kelompok usia mayoritas dari responden adalah antara usia 25 hingga 35 tahun, yaitu sebanyak 35%. Survey ini diikuti oleh lebih dari 3.000 penerjemah full-time dari seluruh dunia.

Survey ini menjawab seputar, siapa saja yang menggunakan CAT Tools, CAT Tools apa saja yang banyak digunakan, serta beberapa informasi terkait lainnya.

Siapa yang Menggunakan CAT Tools?

88% responden menggunakan setidaknya satu CAT Tool, untuk setidaknya beberapa proyek penerjemahan.

– Dari pengguna tersebut, 76% menggunakan lebih dari 1 CAT Tool

– Dari pengguna tersebut, 83% menggunakan sebuah CAT Tool untuk sebagian besar proyek terjemahan mereka.

– Dari pengguna tersebut, 64% telah menggunakan selama 3 tahun, dan 23% telah menggunakan selama lebih dari 7 tahun.

–  Di kalangan para pengguna CAT Tools, bidang keahlian pokok penerjemah adalah dalam bidang Teknologi/Engineering (34%), Bisnis/Financial (15%), Marketing (12%), Medis (12%), Hukum/Patents (11%), Seni/Kesusasteraan (5%), Ilmu Sosial (4%), Science (4%), dan lainnya (3%).

– Dari 12% yang tidak menggunakan CAT Tool, 68% telah menggunakan atau telah mencoba menggunakan sebelumnya, dan 32% tidak pernah menggunakan satu pun.

– Di kalangan yang tidak menggunakan CAT Tool, bidang keahlian pokok penerjemahan adalah dalam bidang Hukum/Patents (22%), Teknologi/Engineering (17%), Seni/Kesusasteraan (14%), Bisnis/Financial (12%), Medis (11%), Marketing (9%), Ilmu Sosial (7%),  Science (4%), dan lainnya (4%).

– Responden yang tidak menggunakan CAT Tool dan tidak mengetahui tentang CAT Tool hanya 3,4%.

CAT Tools Apa Saja yang Digunakan oleh Para Penerjemah?

CAT Tool(s) apa saja yang digunakan:

CAT Tools adalah Partner: SDL Trados menempati posisi pertama.

3 CAT Tools favorit yang digunakan:

CAT Tools adalah Partner: SDL Trados masih di posisi pertama 3 CAT Tools yang paling favorit digunakan.

Hasil survey tentang efisiensi penerjemahan saat menggunakan CAT Tools (93% menyatakan lebih efisien, 3% menyatakan tidak efisien, dan 4% menyatakan tidak yakin):

CAT Tools adalah Partner: Sebagian besar menyatakan penerjemahan lebih efisien sebesar 20-30%.

Source of surveys result: Prozcomblog.com

Penggunaan Kata : Saat “Kiri!” Tak Berarti Berhenti & Menepi

Penggunaan kata “Kiri!” – Mitra Excellent, sebagian besar kita tentu pernah naik kendaraan umum/mikrolet. Saat hendak berhenti, biasanya kita akan menyeru dengan seruan “Kiri!”, kemudian sang sopir akan menepikan kendaraan umum/mikrolet yang kita tumpangi.

Namun tahukah Anda, Mitra Excellent, hal ini tidak berlaku di setiap daerah di negeri ini.

– – – – – – –

Di Jayapura, penggunaan kata “Kiri!” merujuk pada sebuah komplek pelacuran. Sopir angkot di sana mungkin akan mengatakan: “Masih jauh!”.

Di Manado, sopir tidak akan menepikan kendaraan umumnya saat ada seruan “Kiri!”. Sopir baru akan memberhentikan laju kendaraan saat kita menyeru “Muka!”.

Daerah-daerah lain, penumpang kendaraan umum di Denpasar dan Palembang lazim menggunakan kata “Stop!”, di Lhok Sumawe “Pinggir!”, di Bengkulu “Minggir!”, di Padang “Siko Ciek!” (Di sini satu! Sekalipun penumpang yang turun lebih dari satu orang).

Kata-kata itu semuanya merujuk pada maksud untuk meminta kepada sopir kendaraan agar menghentikan laju kendaraannya dan menepi.

– – – – – – –

Wah, Mitra Excellent, betapa beragam kata yang digunakan untuk satu potongan aktivitas saja di berbagai daerah di negeri ini. Bagaimana dengan komunikasi lintas bahasa di dunia?

Ya, Anda telah menyadarinya. Perlu pihak yang sanggup memetakan penggunaan kata secara tepat ketika dialihbahasakan. Excellent Translation memiliki tim native translator (penerjemah dari penutur bahasa asli) yang akan membuat pilihan penggunaan kata yang tepat, sehingga proyek terjemahan yang masuk dapat lebih meyakinkan untuk disajikan kepada masyarakat global yang dituju.

Demikianlah, Mitra Excellent, dengan cara itulah Anda bisa meminimalisasi kendala komunikasi lintas bahasa. Oh, ya. Bagaimana ungkapan untuk menghentikan laju kendaraan umum di tempat Anda?

Penggunaan kata agar kendaraan berhenti dan menepi: Kiri, Muka, Stop, Siko Ciek.

Salam Excellent!

Belajar Bahasa Inggris – Silent Letter: Diamkan Huruf-Huruf Ini!



 

English Course – Silent Letter

Mitra Excellent, Anda dapat mencermati huruf-huruf tersebut (K, L, M, N, P, T, U, dan W) agar didiamkan saat Anda membacanya dalam kosa kata berikut:

Belajar Bahasa Inggris – SILENT K

Huruf K didiamkan. Seluruh huruf awalan dalam kosa kata di atas tidak perlu untuk dilafalkan. Sedangkan huruf K terakhir pada “Knack” dan “Knock” juga didiamkan, karena sudah terwakili oleh huruf C yang dibaca serupa huruf K dalam English (Bahasa Inggris). Begitu pula Huruf K di tengah pada “Knickers” dan “Knuckle”, juga didiamkan.

Belajar Bahasa Inggris – SILENT L

Huruf L didiamkan. Ya, Mitra Excellent, semua huruf L pada kosa kata di atas tidak perlu Anda lafalkan.

Belajar Bahasa Inggris – SILENT M

Mitra Excellent, untuk kosa kata di atas, huruf M di awal didiamkan, sedangkan yang di tengah tetap dibaca.

Belajar Bahasa Inggris – SILENT N

Huruf N didiamkan. Seluruh huruf N dalam kosa kata di atas kecuali huruf N di tengah pada kata “Condemn”, tidak perlu Anda baca.

Belajar Bahasa Inggris – SILENT P

Huruf P didiamkan. Seluruh huruf awalan P dalam kosa kata di atas didiamkan. Sedangkan huruf P kedua sebelum terakhir pada “Psychotherapy”, tetap Anda baca.

Belajar Bahasa Inggris – SILENT T

Huruf T didiamkan. Ya, Mitra Excellent, seluruh huruf T dalam kosa kata di atas dapat Anda diamkan.

Belajar Bahasa Inggris – SILENT U

Huruf U didiamkan. Semua huruf U dalam kosa kata di atas tidak perlu Anda baca.

Belajar Bahasa Inggris – SILENT W

Mitra Excellent, huruf W yang terdapat dalam kosa kata di atas dapat Anda diamkan.

– – – – – – – – – – –

Bagaimana Mitra Excellent? Anda sudah mencobanya? Latih terus pelafalan Anda, dan bukan hal yang tidak mungkin nantinya, Anda dapat melafalkan kosa kata Bahasa Inggris sebagaimana native speaker (penutur asli). Menyenangkan bukan? Anda juga dapat mempelajari Cara Fasih Berbahasa Inggris selanjutnya.

Salam Excellent!